Ragam AgrariaIBL masih buka pintu untuk satu tim lagi

IBL masih buka pintu untuk satu tim lagi

Sampai saat ini kita masih terbuka dengan kemungkinan adanya klub baru

Jakarta ((Feed)) – Kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2020 masih membuka pintu untuk satu tim lagi, demikian dituturkan Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah.

“Sekarang posisi klub jumlahnya ada delapan, sembilan dengan tim nasional. Sampai saat ini kita masih terbuka dengan kemungkinan adanya klub baru,” kata Junas saat ditemui di Jakarta, Selasa sore.

Delapan klub yang telah dipastikan mengikuti IBL 2020 adalah NSH Jakarta, Bima Perkasa Yogyakarta, Satria Muda Jakarta, Prawira Bandung, Hangtuah, Pelita Jaya, Pascific Cesar, dan Satya Wacana.

Sayangnya, juara bertahan IBL Stapac Jakarta justru dipastikan absen pada IBL musim baru karena banyaknya pemain mereka yang direkrut untuk masuk tim nasional bola basket Indonesia.

Baca juga: Juara bertahan IBL undur diri dari musim baru

Baca juga  Google sambungkan Translate ke Maps demi jalan-jalan

Junas mengatakan pihaknya masih menunggu bergabungnya klub baru untuk IBL 2020 sampai pertengahan Oktober. Tenggat waktu itu dipilih karena program rookie akan berlangsung pada Oktober yang kemudian berlanjut pada draft pada 13 November.

Ia menambahkan bahwa sejak pertengahan Juli sudah ada beberapa klub yang menyatakan ketertarikannya berpartisipasi di IBL. Namun IBL kini memantau ketat kesiapan klub calon peserta dari segi administrasi, kemampuan operasional, serta visi klub ke depannya.

IBL 2020 dijadwalkan menampilkan delapan seri, di mana seri pertama akan dimainkan di GOR Sahabat, Semarang, pada 10-12 Januari.

 

Pebasket Stapac Jakarta Widyantaputra Teja (kanan) dan pebasket Satria Muda Pertamina Hardianus (kedua kanan) berebut bola saat pertandingan kedua Final IBL Pertamax 2018-2019 di GOR Ctra, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/3/2019). ((Feed) FOTO/M Agung Rajasa)

Selanjutnya seri-seri reguler IBL akan dimainkan di Bandung (17-19 Januari), Jakarta (31 Januari-2 Februari), Yogyakarta (6-8 Februari), Kediri (28 Februari-1 Maret), Surabaya (6-8 Maret), Semarang (13-15 Maret), dan Yogyakarta (20-22 Maret).

Setelah menyelesaikan seri reguler, IBL akan memainkan putaran playoff di Malang (27-29 Maret), semifinal di Bandung (3-5 April), dan final dimainkan dengan format kandang dan tandang pada 16-19 April.

Baca juga  Makna Hari Sumpah Pemuda bagi Herjunot Ali

Dari seluruh tuan rumah seri, Kediri menjadi wajah baru. Pemilihan Kediri dinyatakan Junas karena kota itu memiliki ikatan sejarah yang bagus dengan olahraga bola basket, infrastruktur bola basketnya cukup bagus, serta pemerintah kotanya mendukung kegiatan bola basket di tempat tersebut.

“Kediri telah menunjukkan support yang cukup baik dari sisi infrastruktur, publisitas, kemudian dari akses dia juga bantu, market di sana juga bagus,” ucap Junas.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kolaborasi Tiga Lembaga, Optimalkan Kerja Sama di Sembilan Program Prioritas Kementerian ATR/BPN

Agraria.today | Makassar - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Simak Tips untuk Menjaga Tanah agar Tidak Diserobot Orang Lain

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat perlu lebih waspada dan...

Antusiasme Warga Menanti Sertipikat Elektronik Usai Pengurusan Roya

Agraria.today | Tangerang - Masyarakat menunjukkan rasa antusias terhadap...

Diskusi NGOBRAS, Ngobrol Santai Bareng Kartini Film, Musik Dan Seni

Agraria.today | Jakarta - Diskusi Ngobrol Santai (NGOBRAS) bareng...

Dana Rp 45 Miliar Diduga Dicairkan Bertentangan Putusan Inkracht MA dalam Kasus Tol Balikpapan–IKN

Agraria.today - Terkait dugaan telah terjadi penyimpangan dalam proses...

Maret Samuel Sueken Ketum JPKP “Mencium” Dugaan Penyimpangan Pengadaan Tanah & Pencairan Dana Negara

Agraria.today | Jakarta – Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP)...

Related Articles

Ribuan Hektare Sawah Dipulihkan, Jamin Ketahanan Pangan Wilayah Terdampak

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana Sumatera terus mempercepat rehabilitasi lahan sawah yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di Provinsi...

Hadiri Halalbihalal dan Penyerahan Sertipikat Tanah Wakaf PCNU Indramayu, Menteri Nusron Minta NU Berikan Kebermanfaatan bagi Masyarakat

Agraria.today | Indramayu - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak Nahdlatul Ulama (NU) ikut berperan menyebarkan manfaat nyata...

Kampung di Kota Magelang, Jadi Model Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

Agraria.today | Magelang — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong replikasi praktik pengelolaan lingkungan berkelanjutan berbasis masyarakat yang diterapkan di Kampung...