Ragam AgrariaMakna Hari Sumpah Pemuda bagi Herjunot Ali

Makna Hari Sumpah Pemuda bagi Herjunot Ali

Menjadi Indonesia itu jangan hanya tahu batik, tapi lebih luas kita harus tahu siapa orang yang pernah berjasa untuk negeri ini

Jakarta ((Feed)) – Herjunot Ali memiliki pandangan sendiri mengenai makna Hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap 28 Oktober bagi generasi di zaman sekarang.

Menurut dia, pemuda saat ini harus mampu mengenali identitasnya sebagai bangsa Indonesia di tengah pengaruh perubahan zaman yang semakin modern.

“Kita semua harus mengenal siapa diri kita jangan terbawa suatu hal yang berbau moderninsme tapi kita sendiri enggak kenal siapa diri kita,” kata Herjunot Ali saat berkunjung ke redaksi (Feed) dalam rangka promosi film “Jeritan Malam” di Jakarta, Senin.

Junot mengingatkan kepada seluruh pemuda Indonesia untuk tidak lupa dengan akar budayanya sendiri, seperti yang tercantum dalam poin ketiga isi Sumpah Pemuda mengenai bahasa Indonesia.

Baca juga  Tokopedia akuisisi Bridestory

“Jangan sampai kita belajar hal lain, seperti bahasa Inggris padahal cuma tahu 20 persen tapi kita tidak tahu dan mengerti bagaimana bahasa Indonesia yang baik dan benar,” ujarnya.

Dia juga mendorong para pemuda untuk belajar lebih jauh mengenai Indonesia serta melanjutkan perjuangan para pendahulu bangsa.

“Menjadi Indonesia itu jangan hanya tahu batik, tapi lebih luas kita harus tahu siapa orang yang pernah berjasa untuk negeri ini, apa yang mereka perjuangkan kemudian bagaimana kita melanjutkan perjuangan mereka dengan apa yang kita punya sekarang,” katanya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...