Ragam AgrariaDistribusi air bersih ke wilayah kekeringan Banjarnegara diintensifkan

Distribusi air bersih ke wilayah kekeringan Banjarnegara diintensifkan

Hingga Oktober diperkirakan curah hujan di Banjarnegara akan terus menurun sehingga kekeringan dan krisis air bersih dikhawatirkan terus meluas

Banjarnegara, Jateng ((Feed)) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Jawa Tengah terus mengintensifkan distribusi air bersih ke wilayah yang terdampak kekeringan guna membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Pada Jumat (30/8) kemarin contohnya, kami telah mendistribusikan air bersih ke lima desa yang terdampak kekeringan,” katanya di Banjarnegara, Sabtu.

Dia menjelaskan, lima desa tersebut antara lain Desa Kebutuhjurang Kecamatan Pagedongan, Desa Lebakwangi Kecamatan Pagedongan, Desa Lemahjaya, Kecamatan Wanadadi. Desa Kebondalem, Kecamatan Bawang dan Desa Petir Kecamatan, Purwanegara.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga telah mendistribusikan air bersih ke wilayah lain di Kabupaten Banjarnegara yang juga mengalami kekeringan.

“Total pengiriman air bersih sebanyak 421 tanki atau setara dengan 2.105.000 liter air bersih,” katanya.

Baca juga  Asap dari tiga wilayah mengalir ke Bintan dan Tanjungpinang

Menurut dia ada sekitar 23 desa dari 10 kecamatan yang dilaporkan mengalami kekeringan dan krisis air bersih di Banjarnegara. “Untuk mengantisipasi hal tersebut tim dari BPBD Banjarnegara terus melakukan pengiriman air bersih ke wilayah kekeringan,” katanya.

Wilayah terdampak kekeringan, kata dia,  masih berpeluang untuk terus bertambah mengingat musim kemarau masih akan berlangsung hingga bulan Oktober mendatang.

“Hingga Oktober diperkirakan curah hujan di Banjarnegara akan terus menurun sehingga kekeringan dan krisis air bersih dikhawatirkan terus meluas,” katanya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Kabupaten Banjarnegara akan memasuki musim hujan mulai Oktober 2019.

Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara) Setyoajie Prayoedhi mengatakan, tren curah hujan di wilayah Banjarnegara dan kabupaten lain di sekitarnya pada saat ini masih terus mengalami penurunan.

Baca juga  17 ekor paus terdampar di Sabu Raijua

BMKG, kata dia, juga ikut mengajak masyarakat bijak menggunakan air guna mengantisipasi dampak kekeringan.

“Curah hujan pada saat ini masih dalam kriteria rendah yakni di bawah 10 milimeter per dasarian, dengan demikian diharapkan masyarakat untuk bijaksana dalam penggunaan air,” katanya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri ATR/Kepala BPN Lantik 84 Pejabat Administrator, Bentuk Reformasi SDM dan Rotasi Jabatan

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Kelola Keuangan dengan Cash Management System, Sekjen ATR/BPN: Tingkatkan Transparansi dan Pengawasan Keuangan

Agraria.today | Jakarta - Transparansi dan perbaikan tata kelola...

Kolaborasi Tiga Lembaga, Optimalkan Kerja Sama di Sembilan Program Prioritas Kementerian ATR/BPN

Agraria.today | Makassar - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Simak Tips untuk Menjaga Tanah agar Tidak Diserobot Orang Lain

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat perlu lebih waspada dan...

Antusiasme Warga Menanti Sertipikat Elektronik Usai Pengurusan Roya

Agraria.today | Tangerang - Masyarakat menunjukkan rasa antusias terhadap...

Diskusi NGOBRAS, Ngobrol Santai Bareng Kartini Film, Musik Dan Seni

Agraria.today | Jakarta - Diskusi Ngobrol Santai (NGOBRAS) bareng...

Related Articles

Ribuan Hektare Sawah Dipulihkan, Jamin Ketahanan Pangan Wilayah Terdampak

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana Sumatera terus mempercepat rehabilitasi lahan sawah yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di Provinsi...

Hadiri Halalbihalal dan Penyerahan Sertipikat Tanah Wakaf PCNU Indramayu, Menteri Nusron Minta NU Berikan Kebermanfaatan bagi Masyarakat

Agraria.today | Indramayu - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak Nahdlatul Ulama (NU) ikut berperan menyebarkan manfaat nyata...

Kampung di Kota Magelang, Jadi Model Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

Agraria.today | Magelang — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong replikasi praktik pengelolaan lingkungan berkelanjutan berbasis masyarakat yang diterapkan di Kampung...