Hukum AgrariaFatayat NU Lebak sampaikan agar warga Papua damai

Fatayat NU Lebak sampaikan agar warga Papua damai

Ssecara hukum internasional, Papua adalah bagian NKRI.

Lebak ((Feed)) – Ketua Fatayat Nahdlatul Ulama Kabupaten Lebak Siti Nurasiah menyampaikan ajakan kepada masyarakat Papua damai dan tidak melakukan aksi massa yang dapat menimbulkan kekerasan dan kerusakan fasilitas umum.

“Sejak dulu masyarakat Papua itu penuh kedamaian,” kata Siti Nurasiah, di Lebak, Banten, Sabtu.

Masyarakat Papua diharapkan lebih mengedepankan dialog dengan melibatkan pemerintah setempat, tokoh agama dan tokoh adat dalam menyikapi persoalan.

Semua persoalan dapat diselesaikan dengan baik dan tidak perlu melakukan aksi massa yang berujung kekerasan dan merusak fasilitas umum.

Selama ini, kata dia, kondisi Tanah Cenderawasih mencekam akibat dikepung gelombang pengunjuk rasa dengan melakukan tindakan kekerasan dan perusakan. Bahkan, di antaranya tindakan kekerasan tersebut menimbulkan korban jiwa.

“Kami sebagai saudara juga sebangsa mengajak warga Papua agar damai dan tidak melakukan kekerasan dan kerusakan,” katanya menegaskan.

Baca juga  Dolar melemah jelang keputusan suku bunga Bank Sentral AS

Menurut dia, tindakan kekerasan dan anarkisme tidak dibenarkan dan melanggar hukum, sebab Indonesia merupakan negara hukum sehingga petugas keamanan terkait harus bertindak tegas untuk kedamaian Papua.

Selama ini, gejolak di Papua dipastikan ada kelompok-kelompok tertentu yang menginginkan lepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), karena sumber daya alam Papua melimpah.

Padahal, kata dia, secara hukum internasional, Papua adalah bagian NKRI.

Karena itu, Fatayat NU Kabupaten Lebak mengajak masyarakat Papua jangan sampai terprovokasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Kami yakin rakyat Papua mencintai kedamaian juga mencintai NKRI,” katanya menegaskan.

Sementara itu, akademisi dari Kampus Perguruan Tinggi Latansa Mashiro Rangkasbitung, Kabupaten Lebak Mochamad Husen mengatakan Provinsi Papua itu mutlak bagian dari NKRI, sehingga pihak keamanan dapat bertindak tegas dan memproses secara hukum kepada massa pengunjuk rasa yang melakukan tindakan anarkis dan kekerasan.

Baca juga  Kapolda : Situasi Kabupaten Fakfak sudah kondusif

Perbuatan anarkis tersebut karena mereka melakukan perlawanan terhadap hukum yang berlaku di Tanah Air.

Di mata hukum semua kedudukannya sama, sehingga harus ditegakkan supremasi hukum tanpa pandang bulu.

“Kami sangat memprihatinkan gejolak di Papua itu dipastikan ada yang menggerakan untuk menghancurkan NKRI,” katanya pula.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri ATR/Kepala BPN Lantik 84 Pejabat Administrator, Bentuk Reformasi SDM dan Rotasi Jabatan

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Kelola Keuangan dengan Cash Management System, Sekjen ATR/BPN: Tingkatkan Transparansi dan Pengawasan Keuangan

Agraria.today | Jakarta - Transparansi dan perbaikan tata kelola...

Kolaborasi Tiga Lembaga, Optimalkan Kerja Sama di Sembilan Program Prioritas Kementerian ATR/BPN

Agraria.today | Makassar - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Simak Tips untuk Menjaga Tanah agar Tidak Diserobot Orang Lain

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat perlu lebih waspada dan...

Antusiasme Warga Menanti Sertipikat Elektronik Usai Pengurusan Roya

Agraria.today | Tangerang - Masyarakat menunjukkan rasa antusias terhadap...

Diskusi NGOBRAS, Ngobrol Santai Bareng Kartini Film, Musik Dan Seni

Agraria.today | Jakarta - Diskusi Ngobrol Santai (NGOBRAS) bareng...

Related Articles

Maret Samuel Sueken Ketum JPKP “Mencium” Dugaan Penyimpangan Pengadaan Tanah & Pencairan Dana Negara

Agraria.today | Jakarta – Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) mencium indikasi penyimpangan dalam pengadaan tanah dan pencairan dana negara dalam perkara yang melibatkan Kelompok...

Mantan Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Netizen Tidak Sebar Berita Hoaks Terkait Kasus Vina

AGRARIA.TODAY – Kasus pembunuhan Vina pada 2016 silam yang kini kembali ramai diperbincangkan bak bola salju. Bukannya menambah terang, justru kasus ini menambah panjang...

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...