Ragam AgrariaAnak gajah sumatera yang terjerat sulit bersatu dengan kelompoknya

Anak gajah sumatera yang terjerat sulit bersatu dengan kelompoknya

anak gajah itu sudah terpisah jauh dari kelompoknya, jejak induk dan kelompoknya sangat jauh.

Pekanbaru ((Feed)) – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau memutuskan untuk mengevakuasi seekor anak gajah sumatera yang terluka akibat jerat pemburu di Kabupaten Siak, karena satwa dilindungi itu dinilai akan sulit untuk kembali bersatu dengan kelompoknya.

“Tim di lapangan melaporkan bahwa anak gajah itu sudah terpisah jauh dari kelompoknya. Jejak induk dan kelompoknya sangat jauh, sehingga kecil kemungkinan gajah berumur satu tahun tersebut akan mampu mengejar kelompoknya. Kalaulah berhasil mengejar, kebiasaannya untuk bisa bersatu lagi akan menjadi susah,” kata Kepala BBKSDA Riau, Suharyono di Pekanbaru, Kamis.

Tim BBKSDA Provinsi Riau menyelamatkan seekor anak gajah sumatera (elephas maximus sumatranus) liar yang terjerat di Desa Lubuk Umbut Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, Riau. Suharyono menjelaskan anak gajah berkelamin jantan itu terluka di kaki kiri depan akibat jerat yang terbuat dari nilon.

Baca juga  Gunung Merapi mengalami dua kali gempa guguran

“Lukanya cukup lumayan parah, karena itu tim lakukan penindakan langsung di lahan. Melibatkan tim medis dokter hewan dan paramedis dengan pembiusan,” ujarnya.

Ia menjelaskan setelah satwa siuman dan berhasil dilepas dari jerat, maka tim BBKSDA Riau melakukan proses evakuasi. Langkah evakuasi dengan strategi penggiringan melibatkan dua gajah jinak.

Lokasi gajah jauh dari jalan karena berada di area konsesi PT Arara Abadi sehingga butuh bantuan alat berat milik perusahaan untuk mengangkut gajah saat sudah dibius untuk menuju truk. Selama proses penggiringan, tim medis juga terus menyalurkan infus ke tubuh gajah yang lemah tersebut.

“Mengingat usianya yang masih tergolong sangat muda dengan daya tahan yang masih sangat rendah, maka gajah tersebut akan menjalani perawatan dan pemulihan intensif di Pusat Latihan Gajah Riau di Minas,” kata Suharyono.

Baca juga  Bungkam Vittinghus, Jojo mulus ke babak dua Korea Open 2019

Suharyono menambahkan, pihaknya akan menggencarkan operasi pengamanan jerat di daerah tersebut agar insiden serupa tidak menimpa satwa yang dilindungi lagi.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri ATR/Kepala BPN Lantik 84 Pejabat Administrator, Bentuk Reformasi SDM dan Rotasi Jabatan

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Kelola Keuangan dengan Cash Management System, Sekjen ATR/BPN: Tingkatkan Transparansi dan Pengawasan Keuangan

Agraria.today | Jakarta - Transparansi dan perbaikan tata kelola...

Kolaborasi Tiga Lembaga, Optimalkan Kerja Sama di Sembilan Program Prioritas Kementerian ATR/BPN

Agraria.today | Makassar - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Simak Tips untuk Menjaga Tanah agar Tidak Diserobot Orang Lain

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat perlu lebih waspada dan...

Antusiasme Warga Menanti Sertipikat Elektronik Usai Pengurusan Roya

Agraria.today | Tangerang - Masyarakat menunjukkan rasa antusias terhadap...

Diskusi NGOBRAS, Ngobrol Santai Bareng Kartini Film, Musik Dan Seni

Agraria.today | Jakarta - Diskusi Ngobrol Santai (NGOBRAS) bareng...

Related Articles

Ribuan Hektare Sawah Dipulihkan, Jamin Ketahanan Pangan Wilayah Terdampak

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana Sumatera terus mempercepat rehabilitasi lahan sawah yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di Provinsi...

Hadiri Halalbihalal dan Penyerahan Sertipikat Tanah Wakaf PCNU Indramayu, Menteri Nusron Minta NU Berikan Kebermanfaatan bagi Masyarakat

Agraria.today | Indramayu - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak Nahdlatul Ulama (NU) ikut berperan menyebarkan manfaat nyata...

Kampung di Kota Magelang, Jadi Model Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

Agraria.today | Magelang — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong replikasi praktik pengelolaan lingkungan berkelanjutan berbasis masyarakat yang diterapkan di Kampung...