Ragam Agraria"Parasite" masuk nominasi Film Asia Terbaik Australia Academy AACTA

"Parasite" masuk nominasi Film Asia Terbaik Australia Academy AACTA

Jakarta ((Feed)) – Pemenang Cannes Palme d’Or 2019, “Parasite” masuk ke dalam jajaran nominasi penghargaan Film Asia Terbaik dalam ajang film internasional, Australia Academy (AACTA) 2019.

Selain film karya Bong Joon-Ho itu, film animasi tiga dimensi asal China, “Ne Zha” juga merupakan satu dari sembilan film yang bersaing untuk penghargaan yang akan diumumkan pada Desember.

“Sangat menyenangkan melihat pembuatan film dengan standar kualitas yang sangat tinggi dari para nomine untuk Penghargaan Film Asia Terbaik,” kata CEO AACTA Damian Trewhella, dilansir The Hollywood Reporter, Rabu.

“Ada minat yang tumbuh cepat untuk film Asia, baik di Australia maupun di luar negeri. Sungguh luar biasa melihat betapa responsifnya penonton Australia terhadap film-film yang dibuat oleh industri film Asia kita, yang terus menginspirasi kita dalam pekerjaan kita sendiri,” lanjutnya.

Baca juga  Agnez Mo tegaskan selalu bangga Indonesia dan maafkan "haters"

Nomine yang akan bersaing merebut piala ini adalah tiga film masing-masing dari India dan Cina, dan masing-masing satu dari Filipina, Jepang dan Korea Selatan.

Film “Gully Boy” karya Zoya Akhtar yang juga merupakan wakil India untuk film fitur internasional terbaik Oscar 2020 menjadi nomine untuk AACTA 2019.

Wakil kedua China setelah “Ne Zha”, yaitu “Shadow” karya Zhang Yimou’s juga berhasil masuk ke dalam nominasi.

Lalu, film drama-komedi “Hello Love, Goodbye” dari sutradara perempuan asal Filipina, Cathy Garcia-Molina serta fitur debut Makoto Nagahisa, “We Are Little Zombies” dari Jepang, yang meraih penghargaan di Sundance dan Berlin Film Festivals tahun ini juga menjadi wakil negara masing-masing.

Pemenang penghargaan Film Asia Terbaik akan diumumkan di Sydney sebagai bagian dari Upacara Penghargaan AACTA 2019 pada 4 Desember.

Baca juga  KCN tegaskan pembuktian tidak ada perampasan aset KBN

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri ATR/Kepala BPN Lantik 84 Pejabat Administrator, Bentuk Reformasi SDM dan Rotasi Jabatan

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Kelola Keuangan dengan Cash Management System, Sekjen ATR/BPN: Tingkatkan Transparansi dan Pengawasan Keuangan

Agraria.today | Jakarta - Transparansi dan perbaikan tata kelola...

Kolaborasi Tiga Lembaga, Optimalkan Kerja Sama di Sembilan Program Prioritas Kementerian ATR/BPN

Agraria.today | Makassar - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Simak Tips untuk Menjaga Tanah agar Tidak Diserobot Orang Lain

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat perlu lebih waspada dan...

Antusiasme Warga Menanti Sertipikat Elektronik Usai Pengurusan Roya

Agraria.today | Tangerang - Masyarakat menunjukkan rasa antusias terhadap...

Diskusi NGOBRAS, Ngobrol Santai Bareng Kartini Film, Musik Dan Seni

Agraria.today | Jakarta - Diskusi Ngobrol Santai (NGOBRAS) bareng...

Related Articles

Ribuan Hektare Sawah Dipulihkan, Jamin Ketahanan Pangan Wilayah Terdampak

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana Sumatera terus mempercepat rehabilitasi lahan sawah yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di Provinsi...

Hadiri Halalbihalal dan Penyerahan Sertipikat Tanah Wakaf PCNU Indramayu, Menteri Nusron Minta NU Berikan Kebermanfaatan bagi Masyarakat

Agraria.today | Indramayu - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak Nahdlatul Ulama (NU) ikut berperan menyebarkan manfaat nyata...

Kampung di Kota Magelang, Jadi Model Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

Agraria.today | Magelang — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong replikasi praktik pengelolaan lingkungan berkelanjutan berbasis masyarakat yang diterapkan di Kampung...