Ragam AgrariaTeknologi ini selamatkan Marquez dari kecelakaan di GP Thailand

Teknologi ini selamatkan Marquez dari kecelakaan di GP Thailand

Jakarta ((Feed)) – Marc Marquez meraih gelar juara dunia ke-8 setelah terselamatkan teknologi baju balap yang didesain khusus yang melindunginya ketika mengalami kecelakaan parah di sesi latihan bebas FP1 Grand Prix Thailand.

Pebalap asal Spanyol itu kehilangan kendali motornya di Tikungan 7 Sirkuit Buriram hingga terpelanting dan terjatuh keras di trek.

Marquez meringkuk di gravel dan sempat tak bisa bernafas sebelum dilarikan ke pusat medis dan rumah sakit setempat untuk dilakukan pemindaian.

“Itu kecelakaan yang aneh karena aku baru saja keluar dari box (pit) untuk menjalani out lap. Mungkin bannya belum siap atau mungkin aku berada di area kotor,” kata Marquez seperti dilansir laman resmi MotoGP.

Baca juga: Marquez beberkan insiden kecelakaan yang ia alami di Thailand

Alpinestar, perusahaan yang menyediakan perlengkapan balap Marquez, pada Selasa merilis data analisa kecelakaan yang menimpa pebalap Repsol Honda itu.

Baca juga  Haornas 2019 gelorakan gerakan "Ayo Olahraga"

Terdapat jarak dua detik antara momen Marquez kehilangan kendali motor RC213Vnya dan benturan yang ia alami.

Airbag yang berada di baju balapnya terkembang 0,585 detik sebelum tubuh Marquez menyentuh aspal, demikian Alpinestar lewat akun Twitter resminya.

Baca juga: Marc Marquez dalam angka

Dalam benturan pertama dengan aspal, sensor yang ada di bagian bahu kiri menunjukkan gaya gravitasi sebesar 26,14G.

Namun, benturan itu masih tak sekuat yang dialami Loriz Baz ketika dia terjatuh di sesi uji di Sepang pada 2016. Pebalap asal Prancis itu mengalami benturan 29,9G.

Sebagai gambaran, bola golf mengalami benturan sekuat 19G ketika club yang diayunkan pegolf mengenainya. Kemudian mobil yang mengalami tabrakan ketika melaju dengan kecepatan 64kpj mengalami benturan 35G, demikian laman resmi MotoGP.

Baca juga  BPBD Pamekasan tangani 57 kejadian kebakaran selama kemarau

Bisa dikatakan benturan yang dialami Marquez itu besar.

Berkat teknologi keamanan airbag yang telah menjadi standar di baju balapan Grand Prix, Marquez mampu menyintasi salah satu kecelakaan terparahnya tanpa terluka.

Dua hari setelah itu, Marquez mengalahkan Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) di GP Thailand dan merayakan gelar juara dunia ke-8 yang ia raih.

Baca juga: Daftar juara dunia MotoGP sepuluh tahun terakhir

 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri ATR/Kepala BPN Lantik 84 Pejabat Administrator, Bentuk Reformasi SDM dan Rotasi Jabatan

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Kelola Keuangan dengan Cash Management System, Sekjen ATR/BPN: Tingkatkan Transparansi dan Pengawasan Keuangan

Agraria.today | Jakarta - Transparansi dan perbaikan tata kelola...

Kolaborasi Tiga Lembaga, Optimalkan Kerja Sama di Sembilan Program Prioritas Kementerian ATR/BPN

Agraria.today | Makassar - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Simak Tips untuk Menjaga Tanah agar Tidak Diserobot Orang Lain

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat perlu lebih waspada dan...

Antusiasme Warga Menanti Sertipikat Elektronik Usai Pengurusan Roya

Agraria.today | Tangerang - Masyarakat menunjukkan rasa antusias terhadap...

Diskusi NGOBRAS, Ngobrol Santai Bareng Kartini Film, Musik Dan Seni

Agraria.today | Jakarta - Diskusi Ngobrol Santai (NGOBRAS) bareng...

Related Articles

Ribuan Hektare Sawah Dipulihkan, Jamin Ketahanan Pangan Wilayah Terdampak

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana Sumatera terus mempercepat rehabilitasi lahan sawah yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di Provinsi...

Hadiri Halalbihalal dan Penyerahan Sertipikat Tanah Wakaf PCNU Indramayu, Menteri Nusron Minta NU Berikan Kebermanfaatan bagi Masyarakat

Agraria.today | Indramayu - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak Nahdlatul Ulama (NU) ikut berperan menyebarkan manfaat nyata...

Kampung di Kota Magelang, Jadi Model Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

Agraria.today | Magelang — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong replikasi praktik pengelolaan lingkungan berkelanjutan berbasis masyarakat yang diterapkan di Kampung...