Hukum AgrariaSekda Muaraenim: ASN bekerja seperti biasa terkait OTT bupati

Sekda Muaraenim: ASN bekerja seperti biasa terkait OTT bupati

Roda pemerintahan harus tetap berjalan, pelayanan kepada masyarakat juga harus diberikan. Apalagi yang berhubungan dengan jajaran pemkab Muara Enim

Palembang ((Feed)) – Sekretaris Daerah Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, Hasanudin mengintruksikan Aparatur Sipil Negara di pemerintahannya untuk bekerja seperti biasa untuk merespon operasi tangkap tangan terhadap Bupati Ahmad Yani pada Senin (2/9) malam.

“Saya datang sejak pagi ke kantor ini, bahkan saya ke kantor PU, aktivitas pemerintahan berjalan seperti biasa. Tidak ada alasan untuk roda pemerintahan tidak berjalan. Saya sudah intruksikan ke semua PNS untuk tetap bekerja seperti biasa,” kata Hasanudin di Kantor Pemkab Muara Enim, Selasa.

Ia mengatakan, pemerintahan harus berjalan meski adanya OTT KPK, terutama pelayanan publik ke masyarakat.

“Roda pemerintahan harus tetap berjalan, pelayanan kepada masyarakat juga harus diberikan. Apalagi yang berhubungan dengan jajaran pemkab Muara Enim,” ucapnya.

Baca juga  Personel Satpol PP Semarang bersiaga usai penutupan Sunan Kuning

Terkait dengan ruang kerja Bupati Muaraenim yang sudah disegel dan dijaga ketat polisi, Hasanudin mengatakan, saat ini belum ada informasi apakah akan ada penggeledahan oleh KPK dan sebagainya.

“Sekarang ruang kerja Bupati Muara Enim sudah dipasang police line oleh KPK. Tapi kami sendiri belum dapat informasi apakah akan ada penggeledahan dari KPK atau lainnya,” tukasnya.

Hasanudin mengatakan, terkait dengan status dan kabar mengenai Bupati Muara Enim pun saat ini belum ada kejelasan.

“Sampai saat ini belum ada kejelasan. Saya tidak punya kompeten memberi penjelasan lebih rinci. Kami juga masih menunggu pihak berwenang. Saya tidak tahu mengenai adanya OTT KPK ini karena tadi malam (Senin malam) saya sudah pulang sehingga tidak tahu,” kata dia.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan uang sekitar 35 ribu dolar AS terkait operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Muara Enim Ahmad Yani bersama tiga orang lainnya pada Senin (2/9).

Baca juga  Laga Inggris vs Prancis dan Selandia Baru vs Italia dipastikan batal

“KPK mengamankan uang sekitar 35 ribu dolar AS. Kami duga uang ini terkait proyek di Dinas PU setempat,” ucap Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Bingung Soal Proses dan Biaya Balik Nama Sertipikat Orang Tua ke Anak? Simak Penjelasan Berikut

Agraria.today | Jakarta - Saat orang tua ingin menghibahkan...

Tinjau Pelayanan Kantah Kota Semarang, Wamen Ossy: Jangan Tunda Berkas, Percepat Layanan Pertanahan

Agraria.today | Semarang - Wakil Menteri Agraria dan Tata...

Tinjau Kawasan Industri di Indramayu, Menteri Nusron Pastikan Lahan Tidak Masuk ke LSD

Agraria.today | Indramayu - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Berikan Motivasi, Menteri Nusron Ingin Santri Dikader sebagai Pelaksana Kebijakan di Bidang STEM

Agraria.today | Cirebon - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Kampung di Kota Magelang, Jadi Model Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

Agraria.today | Magelang — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri)...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...