Terkini AgrariaWamendagri Bima Arya Dukung Peran Aktif Penyuluh Pertanian dalam Program Irigasi

Wamendagri Bima Arya Dukung Peran Aktif Penyuluh Pertanian dalam Program Irigasi

AGRARIA.TODAY – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendukung peran aktif penyuluh pertanian dalam program irigasi. Hal ini ditegaskan Bima pada Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Pangan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Tahun 2025. Rakor dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan diikuti kementerian/lembaga (K/L) terkait.

Bima menekankan, keberhasilan program irigasi tidak hanya bergantung pada infrastruktur yang memadai, tetapi juga peran aktif dan kompetensi penyuluh pertanian di lapangan. Dari kunjungannya di Irigasi Malunda, Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Bima mencatat aspirasi para penyuluh pertanian setempat. Mereka mengharapkan adanya kemudahan dalam proses uji kompetensi, sehingga sertifikasi bisa dipercepat.

“Pak Menko, ini dari jajaran pertanian mohon atensinya, ada curhat juga, Pak (Menko). Di sana agak susah untuk uji kompetensinya. Jangankan ngikut ujian, Pak (Menko). Ada yang ngikut ujian tidak pernah lulus, tapi mau ikut ujian pun berkas-berkasnya tidak pernah lengkap,” katanya di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kota Makassar, Jumat (17/1/2025).

Baca juga  Dalam 2 Hari, Dukcapil Terbitkan 960 Dokumen Pengganti Korban Erupsi Semeru

Kemudian berkaitan dengan tunjangan, pemerintah akan mengalokasikan anggaran untuk kesejahteraan penyuluh pertanian. “Masalah-masalah yang ada terkait dengan tunjangan sudah diselesaikan, nanti akan ada petunjuk teknisnya dan tidak usah khawatir teman-teman penyuluh pertanian tidak akan dipindahkan. Jadi ada jaminan begitu dan masih ada prospek jenjang karier ke depan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Menko Pangan telah memberikan pengarahan terkait irigasi kepada kepala daerah. Bima menyebut, kepala daerah merupakan ujung tombak pelaksanaan program swasembada pangan dari tingkat hulu hingga hilir. Pada tingkat hulu, kepala daerah memastikan produksi pertanian berjalan lancar dan sesuai target. Pada tingkat hilir, kepala daerah memantau distribusi hasil panen.

“Bapak/Ibu kepala daerah, ini Bapak/Ibu semua adalah playmaker, frontliner, dan garda terdepan dari swasembada pangan,” tegas Bima.

Dirinya menambahkan, kepala daerah harus memahami secara komprehensif situasi lapangan di wilayah masing-masing. Bima mencontohkan berdasarkan hasil kunjungannya ke Irigasi Malunda Sulbar, wilayah tersebut memiliki potensi lahan pertanian seluas 500 hektare. Sayangnya, bendungan irigasi yang diharapkan bisa menyediakan pasokan air tersebut tidak bekerja secara maksimal.

Baca juga  [Update] – Hingga Tengah Malam, Banjir Wilayah Kota Tebing Tinggi Belum Surut

“[Pembangunan bendungan] dicicil dari tahun 2013, di ujung-ujung begitu selesai, kena banjir dan kena gempa bumi, sehingga jebol. Padahal warga sudah menyiapkan lahan, bahkan membuka lahan baru yang tadinya kelapa, disiapkan, tapi begitu jebol, akhirnya lahan tidur lagi,” ujarnya.

Pihaknya berpesan kepada kepala daerah untuk melakukan pemantauan irigasi secara teknis, karena setiap daerah memiliki dinamika persoalan yang berbeda-beda. Keberhasilan pengelolaan irigasi ini nantinya akan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Irigasi sangat menentukan kelancaran suplai pangan yang mendukung MBG.

“Terkait makan bergizi bisa disuplai apabila irigasi untuk pengairan di sana [berhasil]. Untuk bawang yang diprediksi akan menyuplai besar sekali, bagus. Jadi mohon para kepala daerah juga di semuanya ikut memetakan ya, rantai distribusi produksi untuk Makan Bergizi Gratis,” tandasnya.

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...