Terkini AgrariaDitjen Bina Adwil Dukung DPMPTSP yang Dinamis, Agile, dan Profesional

Ditjen Bina Adwil Dukung DPMPTSP yang Dinamis, Agile, dan Profesional

AGRARIA.TODAY – Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendukung terciptanya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang dinamis, agile, dan profesional. Dukungan tersebut disampaikan Sekretaris Ditjen Bina Adwil Indra Gunawan saat membuka Rapat Fasilitasi Penguatan Kelembagaan PTSP sesuai dengan Permendagri Nomor 25 Tahun 2021 di Hotel Novotel, Bandung, Kamis (9/3/2023).

Ditjen Bina Adwil berupaya memperkuat kelembagaan PTSP sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 25 Tahun 2021 tentang DPMPTSP. Regulasi tersebut salah satunya mengatur struktur organisasi DPMPTSP yang lebih ramping, efisien, dan efektif.

“Diperlukan mekanisme kerja baru guna membangun budaya kerja yang lebih relevan di era digital saat ini, terlebih dalam mendukung penyederhanaan birokrasi,” ungkap Indra.

Dia menjelaskan, DPMPTSP berperan penting dalam membangun citra kinerja pelayanan publik, khususnya di bidang pelayanan perizinan berusaha, perizinan, dan non-perizinan. Pemerintah pusat akan terus berupaya memudahkan setiap layanan kepada masyarakat termasuk yang dilakukan DPMPTSP. Upaya ini dilakukan dengan menggunakan nomenklatur kelembagaan yang sama, termasuk sistem dan pola alur pelayanan yang diterapkan. Dirinya mencontohkan pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang mekanismenya harus sama di seluruh daerah, sehingga memudahkan investor dalam berinvestasi.

Baca juga  Perbanyak Cerita Sukses Reforma Agraria, Wamen Ossy Dorong Penguatan Peran Kepala Daerah dalam GTRA

Indra berharap, rapat tersebut dapat mewujudkan interaksi positif di antara pihak terkait. Selain itu, dapat membangun kolaborasi dalam mendukung penyusunan kebijakan penguatan kelembagaan DPMPTSP. Kemudian juga diharapkan dapat membuat aparatur DPMPTSP lebih responsif dan akomodatif terhadap perkembangan kebijakan birokrasi.

Sebagai informasi, rapat tersebut turut melibatkan narasumber di antaranya dari Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Narasumber tersebut menyampaikan materi mengenai kebijakan penyelenggaraan perizinan berusaha dan kebijakan ihwal penguatan kelembagaan.

Latest Articles

Bingung Soal Proses dan Biaya Balik Nama Sertipikat Orang Tua ke Anak? Simak Penjelasan Berikut

Agraria.today | Jakarta - Saat orang tua ingin menghibahkan...

Tinjau Pelayanan Kantah Kota Semarang, Wamen Ossy: Jangan Tunda Berkas, Percepat Layanan Pertanahan

Agraria.today | Semarang - Wakil Menteri Agraria dan Tata...

Tinjau Kawasan Industri di Indramayu, Menteri Nusron Pastikan Lahan Tidak Masuk ke LSD

Agraria.today | Indramayu - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Berikan Motivasi, Menteri Nusron Ingin Santri Dikader sebagai Pelaksana Kebijakan di Bidang STEM

Agraria.today | Cirebon - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Kampung di Kota Magelang, Jadi Model Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

Agraria.today | Magelang — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri)...

Related Articles

Tinjau Pelayanan Kantah Kota Semarang, Wamen Ossy: Jangan Tunda Berkas, Percepat Layanan Pertanahan

Agraria.today | Semarang - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan pentingnya percepatan layanan pertanahan...

Tinjau Kawasan Industri di Indramayu, Menteri Nusron Pastikan Lahan Tidak Masuk ke LSD

Agraria.today | Indramayu - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, meninjau lokasi permohonan penggunaan lahan sawah yang direncanakan untuk...

Berikan Motivasi, Menteri Nusron Ingin Santri Dikader sebagai Pelaksana Kebijakan di Bidang STEM

Agraria.today | Cirebon - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, memotivasi santri di Pondok Pesantren Al-Bahjah untuk mengambil peran...