Terkini AgrariaHilangkan Sengketa Konflik dengan Percepat Pelaksanaan Reforma Agraria

Hilangkan Sengketa Konflik dengan Percepat Pelaksanaan Reforma Agraria

Jakarta – Percepatan pelaksanaan Reforma Agraria terus dilakukan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam hal ini Direktorat Jenderal Penataan Agraria, sehingga harapan pada tahun 2025, yang salah satunya seluruh bidang tanah di Indonesia terdaftar dapat tercapai. Percepatan pelaksanaan Reforma Agraria dapat menghindari adanya permasalahan konflik agraria dan sengketa tanah serta mengurangi ketimpangan penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah. Hal ini sejalan dengan amanat Peraturan Presiden No.86 Tahun 2018 tentang Reforma Agraria.

“Reforma Agraria harus dipercepat serta ditata kembali sebagai upaya untuk mengurangi ketimpangan penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah. Kalau tidak, jangan bermimpi kita bisa menghilangkan sengketa konflik dan ketimpangan tersebut,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Penataan Agraria H. S. Muhammad Ikhsan, dalam Rapat Evaluasi Kuartal II dan Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria 2019, di Hotel Crowne, Jakarta (05/09).

Baca juga  Program PTSL Bantu Percepat Warga Peroleh Sertipikat Tanah

Muhammad Ikhsan mengatakan bahwa dari tahun ke tahun tantangan dan target bidang penataan agraria terus meningkat. Contohnya target redistribusi tanah tahun 2017 sebesar kurang lebih 23.000 bidang, tahun 2018 sebesar 350.000 bidang dan tahun 2019 sejumlah 750.000 bidang, naik 2 (dua) kali lipat lebih dari target tahun 2018.

Lebih lanjut, Dirjen Penataan Agraria mengatakan, salah satu langkah dalam rangka percepatan penyelesaian kegiatan penataan agraria akan diarahkan ke pelaksanaan Inventarisasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah (IP4T), “Tahun depan kita akan banyak target seperti ini. Harapannya hasil IP4T menjadi peta kerja untuk kegiatan-kegiatan pertanahan yang lain, baik itu legalisasi asset maupun redistribusi tanah,” kata Ikhsan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Subdirektorat Penguasaan Tanah Obyek Landreform dan Ganti Kerugian pada Direktorat Landreform Kementerian ATR/BPN, Darsini selaku Ketua Panitia menjelaskan bahwa tujuan dilaksanakannya Rapat Evaluasi Kuartal II dan Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria 2019, untuk membangun koordinasi yang baik antara pusat dengan daerah dalam rangka pelaksanaan kegiatan Direktorat Jenderal Penataan Agraria dan pencapaian target Reforma Agraria 2019.

Baca juga  Bappenas: Tahun 2020 baru tahap persiapan pemindahan ibukota

Acara yang dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 5-6 September 2019, turut dihadiri Sekretaris Direktorat Jenderal, para Direktur, para Kasubdit, Kepala Bagian di lingkungan Ditjen Penataan Agraria, para Kepala Bidang Penataan Pertanahan Kantor Wilayah BPN seluruh Indonesia dan beberapa Kepala Kantor Pertanahan, total 150 peserta diundang. (TA/MAS)

Latest Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap...

Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Related Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang mulai berjalan sejak 2017, telah berhasil mendaftarkan tanah secara masif. Dari total bidang...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, secara resmi membuka Forum Badan Komunikasi...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian data sertipikat tanah secara lebih mudah tanpa harus datang ke Kantor Pertanahan. Melalui layanan digital...