Ragam AgrariaSatwa liar di Kotawaringin Timur jadi korban karhutla

Satwa liar di Kotawaringin Timur jadi korban karhutla

Palangka Raya ((Feed)) – Kebakaran lahan yang marak terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, belum lama ini, juga membawa dampak buruk bagi satwa dilindungi yang selama ini tinggal di semak atau hutan di wilayah itu, diantaranya trenggiling.

“Akhir pekan, kami menerima seekor trenggiling yang diserahkan warga. Trenggiling itu diduga kuat masuk ke permukiman karena mencari makan. Semak belukar di sekitar perumahan itu bekas kebakaran lahan,” kata Komandan Jaga Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah Pos Sampit Muriansyah di Sampit, Jumat.

Seekor trenggiling atau dengan nama latin ‘manis javanica’ itu ditemukan masuk ke permukiman warga di Perumahan Sawit Raya 1 Kecamatan Mentawa Baru Ketapang pada Sabtu (5/10) sekitar pukul 22.00 WIB.

Satwa pemakan semut yang diduga sedang mencari makan itu ditangkap oleh warga. Sadar trenggiling merupakan satwa dilindungi, warga kemudian melaporkannya ke BKSDA Pos Sampit.

Baca juga  Pendakian Gunung Rinjani Lombok ditutup akibat kebakaran hutan

Pada Minggu (6/10), satwa yang sering diselundupkan untuk diambil sisik dagingnya itu diserahterimakan. BKSDA kemudian membawa trenggiling ke kantor mereka di Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Kalimantan Tengah di Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat. Selanjutnya trenggiling dilepasliarkan di Suaka Margasatwa Lamandau di Kabupaten Lamandau.

Selain trenggiling, selama musim kemarau ini BKSDA melakukan penyelamatan dan translokasi lima orangutan di Desa Bagendang Hilir Kecamatan Mentaya Hilir Utara. Orangutan yang terdiri dari satu jantan dewasa serta dua induk dan anak itu diselamatkan pada waktu berbeda di awal September dan awal Oktober.

Satwa dilindungi yang memiliki nama latin ‘pongo pygmaeus’ itu diduga menyelamatkan diri dan mencari makan dengan masuk ke kebun warga karena hutan yang menjadi habitat mereka terbakar.

BKSDA juga menerima laporan kemunculan orangutan di sekitar lokasi kebakaran lahan, diantaranya di ruas jalan Lingkar Utara dan jalan tembus arah Desa Kandan. Orangutan diduga menyelamatkan diri dari kebakaran lahan yang melanda wilayah itu.

Baca juga  Helikopter bom air BNPB dikerahkan atasi karhutla di Kawah Putih

Satwa lainnya yang muncul di sekitar permukiman adalah beruang madu. Bahkan satwa itu sempat terlihat masuk ke kompleks Balai Pendidikan dan Pelatihan milik Badan Kepegawaian Daerah Kotawaringin Timur yang berlokasi di belakang Stadion 29 November Sampit di Jalan Tjilik Riwut.

Tidak sedikit satwa yang jadi korban kebakaran lahan. Di beberapa lokasi, petugas menemukan bangkai sejumlah ular sanca yang mati akibat terjebak di lahan yang sedang terbakar.

“Kebakaran lahan ini juga membawa dampak buruk bagi satwa liar. Hutan yang menjadi habitat mereka menjadi rusak. Satwa juga kesulitan mendapatkan makanan sehingga mereka sampai kelaparan dan masuk ke kebun warga,” demikian Muriansyah.*

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap...

Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Related Articles

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pemerintah siap memperkuat pengawasan dan mengoptimalkan implementasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) di...

Mendagri: Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Dirasakan oleh Masyarakat

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa Dana Otonomi Khusus (Otsus) di seluruh provinsi di Tanah Papua dan...

Kendalikan Harga Komoditas, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Pastikan Ketersediaan Cabai dan Bawang Merah

Agraria.today | Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk memastikan ketersediaan komoditas cabai merah, cabai...