Ragam AgrariaKLHK amankan 85 ekor satwa dilindungi di Maluku

KLHK amankan 85 ekor satwa dilindungi di Maluku

Jakarta ((Feed)) – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI mengamankan 85 ekor satwa dilindungi pada operasi gabungan penindakan tumbuhan dan satwa liar di Provinsi Maluku.

“Benar 85 ekor satwa jenis burung yang dilindung yang diamankan,” kata Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) KLHK RI Rasio Ridho Sani di Jakarta, Kamis.

Ke-85 ekor satwa tersebut yaitu 49 ekor kasturi ternate, 15 ekor kakatua putih, 11 ekor nuri bayan, 10 ekor nuri kalung ungu, 59 buah gantungan burung dan tiga buah kandang.

Selain mengamankan puluhan ekor satwa yang dilindungi undang-undang tersebut, Dirjen Gakkum juga menangkap empat tersangka yaitu inisial IU (34) AS (29) IS (40) dan RW (58).

Seluruh barang bukti yang diamankan petugas dititip rawat di Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Maluku. Kemudian, para tersangka akan dikenakan Undang-Undang nomor 5 tahun 1990 dengan ancaman kurungan penjara maksimal lima tahun dan denda Rp100 juta.

Baca juga  Satu orangutan di Kalbar kembali diselamatkan BKSDA-IAR Indonesia

“Seluruh tersangka ini merupakan warga lokal,” katanya.

Saat ini Dirjen Gakkum masih menyelidiki lebih jauh kasus tersebut untuk mengungkap jaringanya serta kemana satwa yang dilindungi itu akan diperdagangkan.

“Kita akan telusuri lebih jauh, untuk mengungkap jaringannya serta kemana satwa-satwa itu akan dijual karena ini merupakan tindak kejahatan,” katanya.

Dalam mengungkap kasus tersebut, petugas Gakkum menyamar sebagai pembeli untuk mengelabui para tersangka. Operasi gabungan penindakan tumbuhan dan satwa liar dilakukan pada 20 hingga 29 September 2019.

Terakhir, Rasio juga meminta masyarakat lokal agar turut serta membantu pemerintah melalui Dirjen Gakkum untuk memberikan informasi apa saja terkait jual beli satwa yang dilindungi undang-undang.

TNI Serahkan Burung Nuri dan Kakatua ke BKSDA

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap...

Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Related Articles

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pemerintah siap memperkuat pengawasan dan mengoptimalkan implementasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) di...

Mendagri: Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Dirasakan oleh Masyarakat

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa Dana Otonomi Khusus (Otsus) di seluruh provinsi di Tanah Papua dan...

Kendalikan Harga Komoditas, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Pastikan Ketersediaan Cabai dan Bawang Merah

Agraria.today | Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk memastikan ketersediaan komoditas cabai merah, cabai...