Ragam AgrariaKontingen Jateng ditarget juara tiga Pomnas XVI

Kontingen Jateng ditarget juara tiga Pomnas XVI

Semarang ((Feed)) – Gubernur Ganjar Pranowo menargetkan kontingen Provinsi Jawa Tengah dapat meraih juara tiga pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional XVI di Jakarta pada 2019.

“Kalau sama Jakarta dan Jawa Barat kita kalah ya wajarlah, tapi kalau sama Sulawesi Selatan ya harusnya jangan. Pada ‘event’ tahun ini, harus lebih baik, paling tidak jadi juara tiga,” katanya di Semarang, Selasa.
Prestasi kontingen Jateng pada ajang Pomnas 2017 kurang menggembirakan karena hanya berada di urutan ke empat setelah Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Sulawesi Utara.
Guna mencapai target tersebut, Gubernur Ganjar meminta agar Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata dan Komite Olahraga Nasional Indonesia Jateng untuk berpikir keras mempersiapkan atlet-atlet terbaiknya.
Selain penjaringan dan pembinaan atlet, lanjut dia, penggunaan teknologi dirasa sangat penting guna meningkatkan kualitas atlet.
“Saya rasa sekarang teknologi penting karena dengan teknologi, semua dapat diukur misalnya atletik, berapa kalori yang dibutuhkan, berapa proteinnya dan latihan apa yang paling baik. Negara maju lainnya sudah menggunakan teknologi itu, kita masih belum,” ujarnya.
Orang nomor di Jateng itu juga mendorong agar keduanya menyiapkan sistem informasi olahraga yang baik untuk memetakan atlet dan pelatih di Jawa Tengah, cabang olahraga apa saja yang berprestasi serta mana yang perlu didorong.
“Politik olahraga itu penting untuk memetakan program ke depan. Jadi memang harus ada prioritas, mana cabor yang berpotensi berprestasi harus didorong, sambil cabor lain juga diperhatikan,” katanya.
Ketua Badan Pembinaan Olahraga Mahasiswa Indonesia Jateng Abdurrahman menyebutkan bahwa Pomnas merupakan ajang berbagai cabang olahraga tingkat perguruan tinggi nasional dan rutin digelar dua tahun sekali.
“Tahun ini kami mengirimkan 287 atlet yang mengikuti seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan, dimana ada 19 cabor yang dilombakan pada Pomnas 2019,” ujarnya.

Baca juga  Sri Mulyani dianugerahi gelar tokoh pemajuan ekonomi syariah

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Bingung Soal Proses dan Biaya Balik Nama Sertipikat Orang Tua ke Anak? Simak Penjelasan Berikut

Agraria.today | Jakarta - Saat orang tua ingin menghibahkan...

Tinjau Pelayanan Kantah Kota Semarang, Wamen Ossy: Jangan Tunda Berkas, Percepat Layanan Pertanahan

Agraria.today | Semarang - Wakil Menteri Agraria dan Tata...

Tinjau Kawasan Industri di Indramayu, Menteri Nusron Pastikan Lahan Tidak Masuk ke LSD

Agraria.today | Indramayu - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Berikan Motivasi, Menteri Nusron Ingin Santri Dikader sebagai Pelaksana Kebijakan di Bidang STEM

Agraria.today | Cirebon - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Kampung di Kota Magelang, Jadi Model Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

Agraria.today | Magelang — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri)...

Related Articles

Kampung di Kota Magelang, Jadi Model Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

Agraria.today | Magelang — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong replikasi praktik pengelolaan lingkungan berkelanjutan berbasis masyarakat yang diterapkan di Kampung...

Kementerian ATR/BPN Perkuat Pengawasan HGU untuk Dukung Pencegahan Karhutla

Agraria.today | Pontianak - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memberikan dukungan dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pengawasan terhadap...

Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat rehabilitasi lahan sawah yang rusak akibat banjir dan longsor di...