Hukum AgrariaAntam ingin tetap naik vespa bila terpilih jadi pimpinan KPK

Antam ingin tetap naik vespa bila terpilih jadi pimpinan KPK

Kalau lolos (sebagai calon pimpinan) tetap naik vespa

Jakarta ((Feed)) – Calon pimpinan KPK dari unsur Polri Antam Novambar mengaku tetap ingin menaiki vespa bila terpilih sebagai komisoner KPK 2019-2023.

“Kalau lolos (sebagai calon pimpinan) tetap naik vespa,” kata Antam sambil menaiki vespa biru telur asin dengan pelat nomor B-4178-SFX yang terparkir di depan gedung Sekretariat Negara (Setneg) Jakarta, Selasa.

Antam hari ini selesai menjalani uji publik seleksi capim KPK 2019-2023 pada 27-29 Agustus 2019. Uji publik itu diikuti 20 capim sehingga per hari, pansel KPK melakukan wawancara terhadap 7 orang capim yang dilakukan bergantian selama satu jam.

“Dari kelas 1 SMA saya sudah ‘vespaan’, jago bongkar mesin saya,” tambah Antam singkat sembari memasang helm.

Ia lalu melaju dengan membonceng salah satu anak buahnya.

Baca juga  Bareskrim musnahkan 15 kg sabu-sabu hasil penangkapan di Palembang

Soal vespa Antam sempat disinggung Ketua Pansel Capim KPK Yenti Garnasih dalam uji publik itu.

“Bapak ke sini naik Vespa atau tidak?” tanya Yenti.

“Naik Vespa warna biru,” jawab Antam.

Dalam uji publik tersebut, Antam juga sempat menyampaikan teori pencegahan yang ingin ia terapkan.

“Saya punya teori pencegahan, misalnya, jika ada lelang kementerian/lembaga wajib melaporkan tentang pelaksanaan peserta apa saja yang dilelang setelah itu wajib melaporkan siapa pemenang, apa jenis barangnya kementerian/lembaga wajib melaporkan cara pembayaran dan lainnya, kita tempel ketat sehingga orang niat korupsi takut, kedua jangan sampai tindakan KPK kontradiktif,” tambah Antam.

Pencegahan itu juga tetap dilakukan bersama dengan Polri. “Kami akan bekerja sama, saya tidak ada konflik dengan Polri saat ini. Hubungan saya dengan adik-adik baik untuk memberantas korupsi di Indonesia,” ungkap Antam.

Baca juga  Adnan/Mychelle lolos ke final Indonesia Masters 2019

Panelis dalam uji publik tersebut terdiri atas pansel yaitu Yenti Garnasih, Indriyanto Senoadji, Harkristuti Harkrisnowo, Marcus Priyo Gunarto, Diani Sadia Wati, Mualimin Abdi, Hendardi, Hamdi Moeloek dan Al Araf. Pansel juga mengundang dua panelis yaitu sosiolog hukum Meutia Ghani-Rochman dan pengacara Luhut Pangaribuan.

Panitia seleksi (pansel) capim KPK pada Jumat (23/8) mengumumkan 20 orang yang lolos lolos seleksi profile assesment. Mereka terdiri atas akademisi/dosen (3 orang), advokat (1 orang), pegawai BUMN (1 orang), jaksa (3 orang), pensiunan jaksa (1 orang), hakim (1 orang), anggota Polri (4 orang), auditor (1 orang), komisioner/pegawai KPK (2 orang), PNS (2 orang) dan penasihat menteri (1 orang).

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Mendagri: Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Dirasakan oleh Masyarakat

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Kendalikan Harga Komoditas, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Pastikan Ketersediaan Cabai dan Bawang Merah

Agraria.today | Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam...

Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak

Agraria.today | D.I. Yogyakarta - Setelah melalui proses hukum...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...