Terkini AgrariaMayjen TNI Budi Irawan Dilantik, Tangan Kanan Kepala BNPB Laksanakan Tugas Baru

Mayjen TNI Budi Irawan Dilantik, Tangan Kanan Kepala BNPB Laksanakan Tugas Baru

AGRARIA.TODAY | Sentul – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., baru saja melantik Mayjen TNI Budi Irawan S.I.P., M.Si., sebagai Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB yang baru, menggantikan Mayjen TNI Lukmansyah, M.Tr., Han. Upacara pelantikan itu diselenggarakan secara khidmat di Gedung INA DRTG Pusdiklat PB BNPB, Sentul, Kabupaten Bogor, Rabu (11/6) pukul 13.00 WIB, dihadiri oleh sejumlah pejabat eselon I, eselon II dan pejabat tinggi madya lainnya.

Sebagaimana yang diucapkan dalam sumpah jabatan, Budi berkomitmen akan menjalankan amanah yang dibebankan di pundaknya sebagai deputi dengan selalu menjunjung etika dan penuh tanggung jawab.

“Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dan dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Budi dalam sumpahnya.

Usai melaksanakan sumpah jabatan, Mayjen TNI Budi Irawan yang didampingi sang istri Imelda Septiana menerima ucapan selamat dari seluruh tamu undangan yang hadir. Momentum tersebut sekaligus mengakhiri rangkaian upacara pelantikan dan secara sah BNPB memiliki seorang Deputi Bidang Penanganan Darurat yang baru.

Membawahi Tiga Direktorat

Sebagai seorang Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Budi Irawan akan membawahi tiga direktorat sekaligus yang meliputi; Direktorat Dukungan Sumber Daya Darurat (DSDD), Direktorat Dukungan Infrastruktur Darurat (DIDD) dan Direktorat Fasilitas Penanganan Korban dan Pengungsi.

Baca juga  Hadapi Dampak Covid-19, Presiden: Tidak Boleh Pesimistis, Hadapi dengan Kerja Keras

Sesuai dengan tupoksinya, kedeputian yang dipimpin oleh Budi Irawan akan melaksanakan tugas yang berkaitan dengan penanganan darurat kebencanaan pada fase siaga-tanggap darurat. Segala hal yang mengenai keselamatan masyarakat terdampak bencana, pemenuhan kebutuhan dasar, urusan pengungsian, dana stimulan, dukungan infrastruktur pada fase tanggap darurat hingga transisi menuju pemulihan akan menjadi tanggung jawabnya.

Bukan Orang Baru di BNPB

Nama Budi Irawan sebenarnya bukan orang baru di tubuh BNPB. Pria kelahiran Surakarta, 24 Januari 1969 itu sebelumnya mengemban tugas sebagai Tenaga Ahli sekaligus Korspri (Koordinator Staf Pribadi) tiga Kepala BNPB sekaligus mulai dari, Letjen TNI (Purn.)Dr. (H.C) Doni Monardo (alm), Letjen TNI (Purn.) Ganip Warsito S.E., M.M., dan Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M, terhitung mulai Januari 2019 hingga November 2023. Saat itu, Budi berpangkat Kolonel Czi (Korps Zeni).

Selama menjalankan tugas sebagai “tangan kanan” Kepala BNPB saat itu, Budi Irawan tak pernah absen mendampingi dalam melaksanakan roda kepemimpinan penanggulangan bencana di bawah bendera BNPB.

Baca juga  HUT 181 Lima Puluh Kota, Bupati: “Ini Momentun Untuk Kebangkitan Kita”

Sebelumnya, tugas-tugas yang bersifat koordinasi internal, antar lembaga maupun stakeholder lainnya menjadi makanan sehari-hari bagi Budi. Tentu saja semua itu dilakukan atas perintah Kepala BNPB demi kelancaran segala urusan penanggulangan bencana di Tanah Air.

Dalam melaksanakan amanahnya, lulusan Akmil 1991 itu terkenal sebagai sosok yang tegas namun humoris. Budi selalu cekatan dan gesit. Tidak ada kamus kata “gagal” bagi Budi saat menjalankan tugas.

Bagi Budi, waktu adalah hal yang paling berharga dan kebersamaan dengan kolega serta staf menjadi energi positif dalam menjalankan tugasnya. Bersama para anggota dan staf yang berada di “ring 1” Kepala BNPB, Budi selalu menekankan pentingnya kekompakan, profesional, loyalitas, integritas, improvisasi dan dedikasi.

Sebelum dilantik sebagai deputi, Budi Irawan juga pernah menjabat sebagai Staf Khusus Kasad (Mei 2023-Januari 2024), Kasdam IV/Diponegoro (Januari 2024-Oktober 2024) dan PA SAHU Tk.III KASAD Bid. Jahpers (Oktober 2024).

Selamat bertugas, Mayjen Budi! Salam Tangguh! Salam Kemanusiaan!

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...