Terkini AgrariaLokakarya Penguatan Resiliensi Iklim Kota dan Kabupaten

Lokakarya Penguatan Resiliensi Iklim Kota dan Kabupaten

AGRARIA.TODAY – BNPB bekerja sama dengan ICLEI menyelenggarakan lokakarya membahas tema mengenai penguatan resiliensi iklim di tingkat kota dan kabupaten. Kegiatan ini berlangsung pada hari terakhir rangkaian pameran kebencanaan ADEXCO di Jakarta pada hari ini, Sabtu (14/9).

Lokakarya yang bertema Building Inclusivity in Climate Resilience at City and Regency Level diawali dengan sambutan pembuka oleh Deputi Bidang Sistem dan Strategi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dr. Raditya Jati. Ia menyampaikan dalam pembukaan, keterlibatan aktif semua kelompok atau inklusitivtas dalam memperkuat resiliensi iklim sangat dibutuhkan. Hal tersebut karena masyarakat dihadapkan pada tantangan perubahan iklim yang semakin nyata.

Raditya mendorong pendekatan yang bersifat inklusif, khususnya pada fase awal yaitu perencanaan kebijakan.

“Pendekatan inklusif menjadi kunci dalam perencanaan kebijakan, dengan memastikan keterlibatan kelompok rentan, seperti perempuan, anak-anak, penyandang disabilitas, serta komunitas yang memerlukan dukungan lebih.”ucap Raditya.

Baca juga  Indonesia Terima 998.400 Vaksin Hibah Pemerintah Jepang

Keterlibatan mereka tentunya diawali pada wilayah administrasi di tingkat lokal, yaitu kota dan kabupaten. Latar belakang ini harus didukung oleh berbagai pihak untuk penguatan kapasitas, seperti pengetahuan atau pun tahapan dalam perencanaan inklusif.

Raditya menambahkan, kerja sama selama ini antara BNPB dan ICLEI atau International Council for Local Environmental Initiatives untuk menekankan pentingnya membangun kapasitas pemerintah daerah dalam kesiapsiagaan dan mitigasi risiko bencana.

“Program bersama juga bertujuan untuk memperkuat adaptasi masyarakat terhadap perubahan iklim, yang sangat penting bagi masa depan kita semua,” tambah Raditya.

Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB mengatakan dampak bencana alam semakin terasa nyata dan sistemik, berjenjang dan bermata rantai.

“Saat ini siklon tropis Yagi sedang melanda 5 negara di ASEAN. Badai yang semakin kuat, banjir yang lebih sering, kekeringan yang merusak hasil pertanian dan perubahan pola cuaca ekstrem lainnya telah menjadi tantangan sehari-hari terhadap daerah di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Baca juga  Kumpulkan Kepsek TK-SD-SMP, Wako Payakumbuh Riza Jelaskan Aturan Main Hibah Bansos

Oleh karena itu, penguatan resiliensi iklim kota dan kabupaten sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan yang ada.

Pada lokakarya kali ini, BNPB dan ICLEI menghadirkan paparan mengenai studi kasus kota resiliensi dari Kota Semarang, Jambi dan Yogyakarta. Di samping itu, beragam topik didiskusikan dengan para narasumber dari ICLEI, Kementerian Dalam Negeri, BNPB, Komnas Disabilitas, dan KLHK.

Sementara itu, ICLEI merupakan jejaring global yang bekerja sama dengan lebih dari 2.500 pemerintah kota dan kabupaten di lebih 125 negara. Forum ini memfokuskan pada advokasi terhadap kebijakan berkelanjutan dan mendorong aksi lokal untuk pembangunan yang rendah emisi, berbasis alam, adil, berketahanan dan sirkular.

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...