Terkini AgrariaMenteri AHY: Sinergi dan Kolaborasi Sukseskan Konsolidasi Tanah Korban Gempa Cianjur, Buah...

Menteri AHY: Sinergi dan Kolaborasi Sukseskan Konsolidasi Tanah Korban Gempa Cianjur, Buah Nyata Reforma Agraria

AGRARIA.TODAYDalam rangka aplikasi program Reforma Agraria, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berkunjung ke Kampung Cikadu II, Desa Gasol, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Minggu (21/04/2024). Ia mengunjungi lokasi program Konsolidasi Tanah sekaligus menyerahkan 55 Sertipikat Hak Atas Tanah dari hasil program tersebut.

Kampung Cikadu II merupakan salah satu kampung yang mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan magnitudo 5,8 di Kabupaten Cianjur 2022 silam. Sebagai upaya pemulihan pasca gempa, seluruh pihak bekerja sama untuk menata ulang kampung ini.

“Atas kesabaran juga doa dari Bapak/Ibu sekalian, kami atas nama pemerintah dalam hal ini Kementerian ATR/BPN bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Cianjur, termasuk juga dari ITB (Institut Teknologi Bandung), Rumah Amal Salman, dan juga Universitas Florida. Semua yang kita upayakan itu alhamdulillah kita berhasil melakukan Konsolidasi Tanah,” ucap Menteri AHY.

Baca juga  Indonesia Menerima Bantuan Australia 100 Ventilator Noninvasif untuk Penanganan COVID-19

Konsolidasi Tanah sendiri adalah kebijakan penataan kembali penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah dan ruang sesuai Rencana Tata Ruang serta usaha penyediaan tanah untuk kepentingan umum dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan dan pemeliharaan sumber daya alam dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Dengan kolaborasi yang dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan, tak hanya membantu warga memperbaiki rumah-rumah yang mengalami kerusakan, namun penataan kembali dengan membangunkan akses jalan, drainase, dan berbagai fasilitas umum. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempermudah evakuasi jika terjadi bencana serupa karena Kabupaten Cianjur berada di atas Sesar Cugenang yang menyebabkan gempa pada tahun 2022 lalu.

Adapun program Konsolidasi Tanah ini tak bisa terwujud tanpa partisipasi masyarakat. “Ini juga sebuah pencapaian sendiri karena masyarakat dengan sukarela menyerahkan sebagian tanah miliknya untuk di tata bersama-sama untuk akses jalan dan fasilitas lainnya. Ini menjadi sebuah contoh di mana sebuah komunitas warga punya kesadaran kolektif untuk menghadirkan tempat hunian yang lebih baik lagi,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN.

Baca juga  2.045 jamaah haji asal Lampung sudah kembali

Pengorbanan sukarela dari masyarakat tersebut lantas berbuah manis. Diketahui dari dari data Direktorat Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan (PTPP), nilai tanah masyarakat yang semula Rp200.000/meter menjadi Rp300.000-Rp500.000/meter.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri AHY juga menyerahkan sebanyak empat sertipikat tanah wakaf kepada dua nazir. Turut mendampingi Menteri AHY, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN; para Staf Khusus; dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat beserta seluruh Kepala Kantor Pertanahan se-Provinsi Jawa Barat. Turut hadir pula Bupati Cianjur, Herman Suherman. (JM/PHAL).

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...