Terkini AgrariaRakernas 2024 dari Sudut Tata Ruang: Empat Poin Penting Target Capaian, Arah,...

Rakernas 2024 dari Sudut Tata Ruang: Empat Poin Penting Target Capaian, Arah, dan Kebijakan Strategis

AGRARIA.TODAY – Plt. Direktur Jenderal (Dirjen) Tata Ruang, Gabriel Triwibawa dalam sesi panel di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Tahun 2024 mengungkapkan target dan capaian lima tahun ke depan serta arah dan kebijakan strategis tata ruang.

Dalam pemaparannya, Gabriel Triwibawa menyatakan ada empat poin utama yang menjadi fokusnya di tahun 2024. Keempat poin tersebut, yakni mengenai evaluasi kinerja lima tahun Direktorat Jenderal Tata Ruang; kebijakan penguatan integrasi tata ruang dan pertanahan; integrasi Kota Lengkap dalam Rencana Tata Ruang; serta target kinerja 100 hari.

Di momen pertemuan seluruh perwakilan daerah ini, Dirjen Tata Ruang menyampaikan apresiasinya terhadap Kantor Wilayah (Kanwil) BPN dan Kantor Pertanahan (Kantah) yang telah menyelesaikan Rencana Tata Ruang (RTR) wilayahnya. “Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kanwil dan Kantah. Capaian RTR per 6 Maret 2024, dari 38 provinsi, 34 provinsi telah memiliki Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi, 415 RTRW Kabupaten, dan 93 RTRW Kota. Untuk capaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), yaitu 431 RDTR Kabupaten/Kota, dengan 9 Wilayah Perencanaan (WP) RDTR Kawasan Prioritas Nasional (KPN), dan 9 RDTR Ibu Kota Nusantara (IKN),” ungkapnya.

Baca juga  Mendagri : Kepala Daerah sebagai Ujung Tombak Pengendalian Penanganan Covid-19 di Daerah

Lebih lanjut, dalam arah dan kebijakan pada rencana strategis Direktorat Jenderal Tata Ruang tahun 2024-2029, ada dua hal penting, yang pertama ialah penguatan integrasi pertanahan dan tata ruang melalui integrasi tata ruang dan pertanahan, penguatan integrasi tata ruang laut dan darat, penguatan peran Kanwil BPN dan Kantah, serta integrasi sistem informasi GISTARU. Kemudian, arah dan kebijakan strategis kedua, yaitu integrasi Kota Lengkap dalam RTR yang diharapkan dapat menjamin kepastian untuk keberlangsungan hak atas tanah.

“Penguatan integrasi tata ruang dan pertanahan diharapkan dapat menjadi basis penyelenggaraan pembangunan berkelanjutan dan keharmonisan implementasi hak privat (hak atas tanah, red) dengan hak publik/fungsi sosial (RTR, red),” tutur Gabriel Triwibawa.

“Peran Kanwil BPN dan Kantah ini nantinya akan memperkuat peran ATR/BPN di Forum Penataan Ruang (FPR) dan dapat mendorong daerah untuk percepatan RTR dan memfasilitasi maupun monitoring penerbitan KKPR di daerah,” lanjut Dirjen Tata Ruang.

Baca juga  Ketua Satgas: Hotel Karantina Bagi Penumpang Pesawat Dari Luar Negeri Dapat Dibuka untuk Umum

Sementara itu, terkait target kinerja 100 hari kerja, Ditjen Tata Ruang berupaya untuk penyelesaian target Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN) sekaligus mendorong pemerintah daerah untuk mencapai target penyelesaian tata ruang daerah dan penyelesaian penilaian KKPR untuk peningkatan investasi di daerah.

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...