Terkini AgrariaMendagri Dorong Pemda Wakatobi Tingkatkan PAD

Mendagri Dorong Pemda Wakatobi Tingkatkan PAD

AGRARIA.TODAY – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) Wakatobi untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dari data terbaru yang dikantonginya, Mendagri membeberkan, postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Wakatobi memiliki besaran pendapatan total Rp806,24 miliar dan belanja sebesar Rp931,63 miliar.

Angka tersebut tergolong defisit karena belanja lebih besar daripada pendapatan. Mendagri mengingatkan, pengelolaan uang negara pada prinsipnya serupa mengelola rumah tangga, pendapatan harus lebih besar daripada belanja yang dikeluarkan. Keuangan daerah yang baik terjadi ketika surplus, yakni pendapatan lebih besar ketimbang pengeluaran, sehingga daerah bisa menabung.

“Saya gambarkan dari APBD ini, intinya Wakatobi sebagai daerah pemekaran, sama dengan daerah pemekaran lainnya sangat tergantung dari transfer pusat anggarannya (sebesar) 94-95 persen, belum mandiri secara fiskal,” katanya saat memberikan arahan kepada jajaran Pemda Wakatobi di Aula Pesanggrahan, Taman Budaya Wakatobi, Minggu (29/10/2023).

Baca juga  Dua fraksi berikan catatan revisi UU KPK

Mendagri menjelaskan, ketika PAD kuat, maka Wakatobi bisa melakukan lompatan pembangunan. Untuk itu dirinya berharap, para pemimpin dan semua stakeholder yang ada di Wakatobi harus membuat terobosan-terobosan kreatif dalam rangka meningkatkan PAD. Tanpa upaya tersebut, dikhawatirkan kondisi Wakatobi akan stagnan.

“Membangun (Wakatobi) berorientasi dari sumber daya yang ada di bidang perairan. Entah pariwisata, perikanan, dan lain-lain. Tanpa pemikiran itu maka, ya sekali lagi arahnya enggak akan jelas Wakatobi akan dibawa ke mana. Kemudian, dari pemikiran, pola pikir, mindset, bagaimana untuk mengoperasikannya dalam langkah-langkah nyata di APBD,” jelasnya.

Dia melanjutkan, Pemda Wakatobi tidak bisa hanya mengandalkan anggaran atau transfer dari pemerintah. Berbagai potensi yang menjadi kekuatan alami dari Wakatobi perlu ditingkatkan untuk meningkatkan PAD. Sebagaimana yang telah Mendagri sebutkan, sektor itu seperti pariwisata, perikanan, dan kelautan. Kemudian menguatkan sektor swasta dengan mengundang para investor dari dalam dan luar negeri untuk membangun Wakatobi. Tak kalah penting pula memberi kepastian hukum bagi para investor tersebut.

Baca juga  Apel Siaga NTB Bangun Kembali Awali Hari Kedua Presiden di Lombok

“Tujuannya adalah untuk mensejahterakan rakyat ini. Kita ingin melihat Wakatobi berubah, rakyatnya lebih sejahtera, pengangguran kalau bisa nol persen, dan itu bisa terjadi,” pungkasnya.

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...