Terkini AgrariaPecahkan Rekor Dunia Pergelaran Angklung, Tri Tito Karnavian: Upaya Bangkitkan Kembali Seni...

Pecahkan Rekor Dunia Pergelaran Angklung, Tri Tito Karnavian: Upaya Bangkitkan Kembali Seni Budaya Indonesia

AGRARIA.TODAY – Pergelaran angklung yang diinisiasi Organisai Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) sukses memecahkan rekor dunia Guinness World Records (GWR). Pergelaran itu berhasil memecahkan rekor untuk permainan angklung terbanyak, yakni 15.110 orang memainkan angklung selama 7 menit tanpa henti dengan nada dan musik yang padu.

Para pemain itu memainkan lagu nasional “Berkibarlah Benderaku” dan lagu “Wind of Change”. Pemecahan rekor dunia ini berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (5/8/2023) malam.

“Indonesia telah mencapai Guinness World Records dengan 15.110 orang,” kata Guinness World Records official adjudicator Sonia Ushirogochi.

Dalam keterangannya, Koordinator Acara yang juga Ketua Umum OASE KIM Tri Tito Karnavian menjelaskan, digelarnya pemecahan rekor dunia pergelaran angklung ini merupakan prakarsa dari Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Tri mengatakan, Ibu Iriana Joko Widodo sangat memperhatikan dan mencintai seni budaya Indonesia, terutama alat musik tradisional angklung. Apalagi alat musik tersebut juga telah diakui UNESCO sebagai warisan tak benda pada 2010 lalu.

Baca juga  30 korban kapal terbakar belum ditemukan

“Tentunya Ibu Iriana Joko Widodo juga ingin angklung bangkit kembali setelah pandemi Covid-19 (yang) berdampak kepada para seniman dan para industri angklung. Kita harapkan hari ini berhasil mempersembahkan hadiah terbaik kepada Hari Ulang Tahun ke 78 Republik Indonesia,” ujar Tri.

Adapun para peserta pemecahan rekor tersebut turut melibatkan banyak peserta. Para peserta itu mulai dari kementerian, lembaga-lembaga negara, jajaran TNI/Polri, hingga organisasi perempuan. Selain itu, para peserta juga melibatkan pelajar sekolah kedinasan, sekolah umum, komunitas angklung, serta masyarakat.

“Kami bertekad ini jadi persembahan hadiah ulang tahun ke-78 RI tahun 2023,” tandas Tri.

Dia mengatakan, perhelatan akbar angklung untuk memecahkan rekor dunia ini sudah direncanakan sejak 2022. Para peserta pun telah berlatih selama kurang lebih 3 bulan.

“Setelah direncanakan sejak tahun lalu dan berlatih selama kurang lebih 3 bulan, kita siap untuk melaksanakan perhelatan akbar, upaya pemecahan rekor dunia pergelaran angklung terbesar di dunia,” jelasnya.

Baca juga  Nyatakan KKB Papua sebagai Teroris, Pemerintah Cari Jalan Pintas atasi Tantangan Konflik Papua

Lebih lanjut Tri menjelaskan, setelah dilaksanakan gelaran itu, angklung dapat bangkit, dan menjadi seni musik yang semakin dicintai semua generasi. “Tidak hanya di daerah asalnya Jawa Barat dan negara Indonesia, tapi bergaung di seluruh dunia,” sambung Tri.

Pergelaran akbar ini juga dihadiri Presiden Joko Widodo beserta Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Hadir pula beberapa menteri dari Kabinet Indonesia Maju. Di antaranya Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Selain itu acara ini juga dihadiri para pengurus OASE KIM yang terdiri atas istri-istri anggota Kabinet Indonesia Maju.

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...