Terkini AgrariaMenteri ATR/Kepala BPN: Tata Ruang dan Pertanahan, Aspek Penting dalam Mendorong Iklim...

Menteri ATR/Kepala BPN: Tata Ruang dan Pertanahan, Aspek Penting dalam Mendorong Iklim Investasi di Indonesia

AGRARIA.TODAY – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto menyampaikan keynote speech pada kegiatan Silaturahmi Kebangsaan dan Indonesia-China Smart City Expo dalam rangka Kerja Sama Friendship City antara Pemerintah China dengan beberapa kabupaten dan kota di Indonesia. Menurutnya, kesempatan ini merupakan momentum yang tepat mengingat agenda besar Indonesia dalam pembangunan kawasan-kawasan perkotaan, salah satunya pembangunan Ibu Kota Negara, Nusantara (IKN).

Hadi Tjahjanto mengatakan, sejalan arahan Presiden Joko Widodo, di mana pada proses pembangunan IKN, Kementerian (ATR/BPN) berkontribusi dalam dua aspek, yaitu penyusunan tata ruang dan proses pengadaan tanah di IKN. “Bapak Presiden menegaskan bahwa investasi adalah kunci. Sejalan dengan hal tersebut, tata ruang dan pertanahan memegang aspek penting dalam mendorong iklim investasi di Indonesia,” ujarnya pada kegiatan yang digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta, Jumat (26/05/2023).

Pemindahan Ibu Kota Negara, ungkap Hadi Tjahjanto, merupakan salah satu strategi besar untuk mentransformasi ekonomi Indonesia ke depan dengan mendorong IKN sebagai sumber pertumbuhan baru. Hal tersebut guna menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi antar wilayah yang tidak lagi Jawasentris, melainkan Indonesiasentris. “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia diharapkan dapat diakselerasikan perwujudannya melalui pembangunan IKN ini,” tuturnya.

Baca juga  Antusiasme Tinggi Warga Ende Saat Presiden Jokowi Kunjungi Pasar Mbongawani

Selanjutnya, Kementerian ATR/BPN mengawal penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) IKN yang telah melalui proses panjang meliputi proses teknokratik, partisipatif, dan rangkaian pembahasan dengan berbagai pemangku kepentingan. “Ini dapat membawa kemanfaatan bila telah ditetapkan produk hukumnya dengan Peraturan Kepala Otorita IKN, diintegrasikan dengan OSS (Online Single Submission, red), dan tertib tata ruang sesuai RDTR,” papar Menteri ATR/Kepala BPN.

Ia pun menyebutkan bahwa saat ini telah ditetapkan empat RDTR melalui Peraturan Kepala Otorita IKN, yaitu RDTR KIPP, RDTR IKN Barat, RDTR IKN Timur 1, dan RDTR IKN Timur 2. Sementara itu, lima RDTR lainnya sedang dalam tahap legislasi. “Diharapkan dalam waktu singkat dapat segera ditetapkan menjadi Peraturan Kepala Otorita IKN,” tambah Menteri ATR/Kepala BPN.

Tak hanya itu, dalam rangka mewujudkan kemudahan berusaha dan investasi di Indonesia serta memberikan kepastian hukum dalam pembangunan nasional, Kementerian ATR/BPN berupaya memberikan kemudahan berusaha berupa hak atas tanah yang jangka waktunya berdasarkan pada pemanfaatan dan peruntukan tanahnya. “Ini untuk mempercepat pembangunan dan pengembangan IKN yang merupakan skala prioritas tinggi serta memiliki nilai strategis bagi perekonomian nasional,” pungkas Hadi Tjahjanto.

Baca juga  MIPI: Otonomi Daerah Bisa Mendukung Program RPJPN 2025-2045

Dalam kesempatan ini, Menteri ATR/Kepala BPN didampingi oleh Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana. Turut hadir, Ketua Panitia Smart City Expo, Mayjen TNI (Purn.) Ben Yura Rimba; Ketua Umum Perhimpunan Indonesia Tionghoa, Teddy Sugianto dan jajaran; serta perwakilan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Komite Tiongkok (KIKT), Chinese-ASEAN Harbour Information, dan Leoking Enviro Group. (YS/FA)

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...