Terkini AgrariaDorong Pencegahan Konflik Sosial, Mendagri Minta Kepala Daerah Perkuat Peran Koordinasi

Dorong Pencegahan Konflik Sosial, Mendagri Minta Kepala Daerah Perkuat Peran Koordinasi

AGRARIA.TODAY – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta kepala daerah untuk memperkuat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya konflik sosial.

Mendagri menilai upaya pencegahan lebih penting untuk dilakukan. Sebab, jika sebuah konflik telah terjadi diyakini akan menimbulkan kerugian dengan biaya yang mahal. Terlebih lagi, bila konflik tersebut telah mengarah kepada pertumpahan darah dan menimbulkan korban jiwa.

“Kita memiliki sebetulnya banyak sekali mekanisme yang sudah dibuat untuk menjaga dan merawat (konflik) sebelum pecah dan kalau pecah cepat selesai. Dan kalau sudah selesai, cepat juga untuk direkonsiliasi, direhabilitasi, misalnya mekanisme yang kita sebut dengan Forkopimda,” ujar Mendagri pada acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Budaya dengan tema “Sinergi Memantapkan Kerukunan Sosial Masyarakat dalam Mewujudkan Pemilu Aman, Damai, dan Harmoni” di Hotel Claro Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (11/4/2023).

Baca juga  Psikolog Dorong Orang Tua Terapkan GEMBIRA Hadapi Covid-19

Mendagri meminta kepala daerah agar sering menjalin pertemuan dengan Forkopimda. Pertemuan tersebut didorong agar dilakukan baik secara formal maupun informal. Dengan begitu, kepala daerah dan Forkopimda akan menghasilkan ikatan yang kuat. Sehingga ketika terjadi masalah di daerah, kepala daerah dan Forkopimda dapat saling bersinergi mengatasi hal tersebut sebelum persoalan itu meledak dan semakin meluas.

Di lain sisi, mekanisme pencegahan terjadinya konflik juga dapat diterapkan dengan mengaktifkan peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Bila FKUB dapat dijalankan, potensi konflik yang berkaitan dengan keagamaan dapat diatasi. Terlebih, konflik-konflik yang menyangkut urusan keagamaan dinilai cenderung lebih sensitif.

“Kalau konflik ekonomi itu urusan perut. Konflik budaya okelah urusan manusia. Tapi kalau sudah in the name of God, atas nama Tuhan, dia sanggup membunuh yang lain,” tambah Mendagri.

Baca juga  Presiden: Perhutanan Sosial Bukan Hanya Sebatas Memberikan Izin kepada Masyarakat

Mendagri mengimbau peran FKUB agar betul-betul dijalankan. Caranya dengan memberikan dukungan anggaran dan program untuk memperkuat keberagaman keagamaan di derah masing-masing. Dengan demikian, konflik keagamaan dapat dicegah, dan seandainya pun terjadi dapat dengan segera dilakukan upaya rekonsiliasi.

Lebih lanjut, penyelesaian konflik juga dapat ditangani melalui Tim Penanggulangan Konflik Sosial (TPKS). Tim ini turut melibatkan berbagai pihak, mulai dari kepala daerah, tokoh masyarakat, unsur masyarakat, hingga dari TNI/Polri. Adapun tim tersebut memiliki tugas dalam hal pencegahan, penghentian konflik, hingga penyelesaian konflik.

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...