Terkini AgrariaTingkatkan Ekosistem Inovasi, Kepala BSKDN Minta Pemprov Sumsel Perkuat Kolaborasi Multisektor

Tingkatkan Ekosistem Inovasi, Kepala BSKDN Minta Pemprov Sumsel Perkuat Kolaborasi Multisektor

AGRARIA.TODAY – Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) untuk memperkuat kolaborasi multisektor. Hal ini perlu dilakukan terutama 7dalam meningkatkan ekosistem inovasi di daerah tersebut.

Pesan itu disampaikan Yusharto saat menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penelitian dan Pengembangan Daerah se-Sumatera Selatan dengan tema “Penguatan Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah untuk Peningkatan Referomasi Birokrasi dan Ekonomi Kerakyatan”. Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Swarna Dwipa Palembang, Kamis (16/3/2023).

Lebih lanjut, Yusharto menegaskan, inovasi daerah tak akan tercipta tanpa adanya komitmen dari kepala daerah maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayah tersebut. Selain itu, kolaborasi dalam membangun inovasi harusnya tidak dibatasi hanya dengan organisasi pemerintahan saja, tetapi juga dengan organisasi swasta.

Baca juga  Kantor Pertanahan Kota Denpasar Siap Mulai Layanan Elektronik

“Kolaborasi harus dilakukan multisektor pentahelix untuk bisa menghasilkan inovasi yang mendukung penyelenggaraan pembangunan di daerah,” ungkapnya.

Yusharto menjelaskan, pihaknya baru saja menyepakati kerja sama mengenai Pengelolaan Jaringan Inovasi Pelayanan Publik Nasional (JIPPNas) bersama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dan Lembaga Administrasi Negara (LAN). JIPPNas merupakan portal informasi inovasi pelayanan publik yang dikelola lintas kementerian dan lembaga.

“Kita akan membuat satu database yang bisa diakses oleh Bapak/Ibu sekalian (Pemda), sehingga Bapak/Ibu bisa mengetahui bentuk inovasi yang sudah dilakukan di daerah,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Yusharto juga mengapresiasi capaian Pemprov Sumsel atas inovasi yang telah dibangun. Dia mengatakan, berdasarkan variabel ukur Indeks Inovasi Daerah (IID), Provinsi Sumsel mengalami peningkatan pada sejumlah variabel meliputi variabel institusi, Sumber Daya Manusia (SDM) dan penelitian, serta hasil kreatif di tahun 2022.

Baca juga  Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Kendati demikian, lanjut Yusharto, Pemprov Sumsel masih perlu terus membenahi inovasi yang dimiliki. Sebab, dirinya mendapati masih ada penurunan beberapa variabel, seperti variabel infrastruktur hingga kecanggihan produk. Untuk itu, dia mengingatkan Pemprov Sumsel agar terus meningkatkan ekosistem inovasi di daerahnya. Terlebih inovasi bisa menjadi solusi dari permasalahan yang dihadapi daerah.

“Inovasi menjadi upaya pemecahan masalah bagi pemerintah daerah yang ada. Seperti halnya yang terjadi pada tahun 2020 saat pandemi, banyak inovasi yang dihasilkan dapat menyelesaikan permasalahan pandemi saat itu,” pungkasnya.

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...