Terkini AgrariaPemerintah Dukung Saber Pungli

Pemerintah Dukung Saber Pungli

Maraknya kasus pungutan liar (pungli) dalam pengurusan sertipikat tanah ditengah-tengah Pemerintah lakukan program Reforma Agraria, menjadi pembelajaran dan koreksi bagi pemangku kepentingan dalam urusan pertanahan, untuk meminimalisir hingga menghilangkan hal tersebut.

Diharapkan seluruh rakyat Indonesia bisa mendapatkan jaminan atas segala proses dan prosedur dalam pengurusan hak atas tanah dengan kemudahan-kemudahan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah.

Inspektur Jenderal (Irjen) Sunraizal mewakili Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil menyampaikan peluang dan langkah-langkah strategis yang diupayakan Kementerian ATR/BPN guna meningkatkan pelayanan dan berantas pungli dalam forum Saber Pungli di Bogor, Selasa (11/12).

“Banyak sekali permasalahan yang dihadapi ATR/BPN, dalam melaksanakan tugas, permasalahan yang dijumpai baik Sumber Daya Manusia, sarana dan prasarana; pendaftaran tanah itu dibutuhkan peta dasar, peta kerja, saat ini masih terbatas, terbatas kewenangan wilayah,” ungkap Irjen.

Baca juga  Mendagri : KORPRI Bekerja, Melayani dan Menyatukan Bangsa

Menyikapi permasalahan ini strategi yang dicanangkan Kementerian ATR/BPN ada 3 (tiga) yaitu Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) program pendaftaran tanah serentak yang tujuannya memberikan kepastian hak atas tanah, Reforma Agraria untuk mengatasi lambungnya harga tanah, dan pengadaan tanah untuk kesuksesan pembangunan infrastruktur serta pembentukan bank tanah yang saat ini masih menunggu Peraturan Pemerintah.

“Apapun strateginya, tanpa law enforcement akan jadi sia-sia, oleh karena itu pemerintah bergerak untuk mempercepat pendaftaran tanah sejumlah 126 juta bidang tanah,” ungkap Sunraizal.

Sebelumnya Sekretaris Satgas Saber Pungli Irjen Pol Widiyanto Poesoko mengatakan, semenjak dirinya dilantik menjadi Sekretaris Satgas, tim membuat laporan responsif. Sehingga setiap laporan dari masyarakat langsung ditindaklanjuti.

“Laporan yang paling banyak dilaporkan itu di sektor pelayanan publik yang ada di Kementerian Dalam Negeri, mulai membuat KTP, perizinan IMB, itu banyak. Kedua di ATR/BPN tentang permasalahan tanah, dan ketiga baru di instansi lain,” katanya.

Baca juga  Inovasi Perkembangan Desa Untuk Mempercepat Proses Kemajuan Desa dan Kelurahan

Widiyanto Poesoko juga menyampaikan mengenai sinergisitas antar K/L baik di pusat maupun daerah. Dikatakan, untuk daerah saat ini sudah ada sekitar 540 UPP (Unit Pemberantasan Pungutan Liar) sehingga jika ada target operasi di daerah maka mereka bisa berkoordinasi dengan pusat untuk melakukan operasi.

Rakernas Satgas Saber Pungli ini dihadiri oleh lebih dari 100 anggota Satgas yang ada di semua UPP Provinsi. Kemudian hadir juga para pejabat Eselon I dari Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, serta perwakilan dari kementerian dan lembaga terkait.

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...