Terkini AgrariaSosialisasi Literasi Berbasis Inklusi Sosial, Prima Yanuarita : "Paradigma perpustakaan harus berubah"

Sosialisasi Literasi Berbasis Inklusi Sosial, Prima Yanuarita : “Paradigma perpustakaan harus berubah”

PAYAKUMBUH | Agraria.today — Sosialisasi Pengembangan Literasi Berbasis Inklusi Sosial yang bertemakan “Melalui Pengembangan Literasi Berbasis Inklusi Sosial Kita Tingkatkan Literasi Untuk Pemberdayaan dan Kesejahteraan Masyarakat” dihelat oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Payakumbuh di Kantor Eks. Balai Kota Bukik Sibaluik, Selasa (4/10/22).

Berlangsung selama 2 hari pelaksanaannya, kegitan sosialisasi dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Payakumbuh Prima Yanuarita S.H, M.si, dan dengan menghadirkan peserta sebanyak 38 orang pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang tersebar pada kelurahan di Kota Payakumbuh.

Untuk mendukung lancarnya sosialisasi literasi ini, pihak penyelenggara mendatangkan narasumber dari tim Universitas Negeri Padang. Selain tentang literasi, narasumber turut memberikan bekal ilmu bagi para peserta supaya bisa membuat sabun cuci piring secara mandiri dirumah.

Dalam keterangannya, Prima menyampaikan bahwa yang melatarbelakangi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Payakumbuh melaksanakan kegiatan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial adalah merujuk kepada UU No 43 tahun 2007 tentang perpustakaan, yang dalam pasal 2 disebutkan bahwa perpustakaan diselenggarakan berdasarkan asas pembelajaran sepanjang hayat, demokrasi, keadilan, keprofesionalan, keterbukaan, keterukuran, dan kemitraan.

“Paradigma perpustakaan harus berubah, dari yang semulanya hanya sebagai gudang buku dan tempat membaca kini bertransformasi menjadi perpustakaan yang dapat memberdayakan masyarakat sehingga dapat membantu kualitas hidupnya menjadi lebih baik, sehingga menambah income bagi pembaca, pengelola, maupun masyarakat di sekitarnya.” Ujar Prima.

Baca juga  Ketua Umum TP PKK: Puncak HKG ke-50 Jadi Momentum PKK Perkuat Kebijakan Pemerintah dan Pelayanan Masyarakat

Dengan dihelatnya sosialisasi yang bertajuk pengembangan literasi berbasis inklusi sosial itu, Prima berharap kepada semua peserta agar dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan serius dan membawa pulang ilmu yang bermanfaat bagi TBM masing-masing, baik TBM kelurahan maupun TBM mandiri.

“Pihak Dinas Kearsipan dan Perpustakaan akan memberikan honor pengelola secara stimulan bagi setiap TBM di kelurahan yang aktif, ada laporan, dan memberikan feedback kepada kita.” Lanjut Prima.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh Joni turut menyampaikan bahwa telah banyak upaya yang dilakukan mereka untuk memajukan literasi di Kota Payakumbuh.

“Meskipun dengan dana terbatas, penambahan koleksi bahan bacaan akan terus kami upayakan, serta untuk perbaikan sarana dan prasarana juga. Dan tentu sebelumnya kami juga telah melaksanakan sosialisasi literasi ke sekolah-sekolah dengan menggunakan sarana pustaka keliling yang berlangsung setiap hari secara terjadwal.” Tukuk Joni.

Baca juga  Presiden Joko Widodo Lantik Maruli Simanjuntak sebagai KSAD di Istana Negara

Pada kesempatan itu, salah seorang peserta sosialisasi dari pengelola TBM Pondok Baca Asa Kreatif yang berada di kelurahan Parit Rantang, Sesmi Anggia mengungkapkan bahwa kegiatan sosialisasi yang digelar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Payakumbuh ini sangat bermanfaat baik bagi para peserta maupun masyarakat.

“Mari kita tangkap dan ambil semua ilmu yang diberikan, karna kegiatan seperti ini tentu tidak akan sering kita dapatkan, sehingga hal ini tidak boleh di sia-sialan.” Ungkapnya semangat.

Lebih lanjut, dengan digelar sosialisasi literasi tersebut, Sesmi berharap nantinya kepada seluruh peserta yang hadir agar dapat kembali mensosialisasikan ilmu yang didapat kepada masyarakat, atas apa yang diberikan Pemko Payakumbuh.

“Melalui dinas kearsipan dan perpustakaan ini kami merasa betul-betul dapat menikmati ilmunya, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat yang nantinya akan berdampak terhadap income yang bisa didapat secara lebih lepas ini,” Pungkas Sesmi.

Diakhir kegiatan, Sesmi Anggia menyerahkan buku hasil karya dirinya sendiri yang berjudul Asa Kreatif untuk dapat masuk kedalam koleksi buku yang berada di pustaka umum dinas kearsipan dan perpustakaan Kota Payakumbuh.

Latest Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap...

Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Related Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang mulai berjalan sejak 2017, telah berhasil mendaftarkan tanah secara masif. Dari total bidang...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, secara resmi membuka Forum Badan Komunikasi...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian data sertipikat tanah secara lebih mudah tanpa harus datang ke Kantor Pertanahan. Melalui layanan digital...