Terkini AgrariaPentingnya Peran Pengadaan Tanah dalam Mendorong Percepatan Pembangunan Nasional

Pentingnya Peran Pengadaan Tanah dalam Mendorong Percepatan Pembangunan Nasional

AGRARIA.TODAY – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan (PTPP) ikut berperan dalam pembangunan nasional, terutama melalui kegiatan penyediaan tanah bagi pembangunan. Upaya penyelesaian capaian kegiatan pengadaan tanah bagi pembangunan senantiasa dikejar agar berjalan tepat waktu.

Menteri ATR/Kepala BPN, Hadi Tjahjanto berujar bahwa Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo meminta Kementerian ATR/BPN melakukan akselerasi terhadap pendaftaran tanah melalui Program Strategis Nasional (PSN) Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), menyelesaikan sengketa dan konflik pertanahan, serta memberikan dukungan terhadap pembangunan Ibu Kota Negara (IKN), Nusantara.

“Ditjen Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan sangat berperan penting, khususnya dalam mendorong percepatan pembangunan IKN,” ujar Hadi Tjahjanto pada Rapat Kerja Teknis Ditjen PTPP yang berlangsung di Hotel Ayana Midplaza, Jakarta, pada Kamis (01/09/2022).

Hadi Tjahjanto juga berkata bahwa perolehan tanah di IKN dilakukan melalui pelepasan Kawasan Hutan dan/atau pengadaan tanah. Oleh sebab itu, ia menekankan agar pengadaan tanah dilakukan dengan memperhatikan hak atas tanah masyarakat khususnya masyarakat adat. “Saya yakin, Ibu Dirjen (Direktur Jenderal, red) beserta jajaran bisa menuntaskan secara cepat dan cermat tugas yang menjadi atensi langsung dari Bapak Presiden tersebut,” imbuhnya.

Baca juga  Wujudkan Pelayanan Pertanahan dan Tata Ruang Prima, Kementerian ATR/BPN Terapkan Transformasi Layanan Informasi Publik

Hadi Tjahjanto juga mengimbau kepada Dirjen PTPP beserta seluruh jajaran agar senantiasa mengadakan kegiatan pengadaan tanah di lapangan sesuai prosedur yang baik dan benar. “Jangan takut untuk melakukan pengadaan tanah, yang penting sudah on the right track. Jika sudah sesuai, saya tidak akan ragu-ragu untuk membela,” tegas Hadi Tjahjanto.

Lebih lanjut, Menteri ATR/Kepala BPN membahas terkait Badan Bank Tanah. Hadi Tjahjanto menyebut, Kementerian ATR/BPN mempunyai target perolehan tanah untuk Badan Bank Tanah sebanyak 9.565,7 hektare. “Keberadaan Bank Tanah penting untuk mendukung PSN Reforma Agraria. Terdapat alokasi paling sedikit 30% dari tanah negara yang diperuntukkan Bank Tanah. Harapannya para petani gurem, buruh tani, nelayan kecil bisa tersenyum manis dan benar-benar merasakan kehadiran negara melalui Reforma Agraria,” terangnya.

Pada rapat kerja ini, Dirjen PTPP, Embun Sari menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah menjalankan 25 kegiatan pengadaan tanah pada tahun 2022. Di antaranya, 16 Proyek PSN dan 9 proyek Non PSN. “Beberapa kegiatan yang pengadaan tanahnya telah selesai antara lain Bendungan Bendo, Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), LRT Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi Tahap I, Kilang Minyak Tuban, dan Pelabuhan Patimban,” ungkap Embun Sari.

Baca juga  Dukung UMKM, Mendagri Apresiasi Gelaran APKASI Otonomi Expo 2022

Dalam pelaksanaan pengadaan tanah, Embun Sari menyampaikan bahwa terdapat beberapa permasalahan yang salah satu penyebabnya, yaitu karena kurangnya pemahaman terhadap mekanisme pengadaan tanah. “Untuk itu, kami tak henti-hentinya melakukan sosialisasi peraturan pengadaan tanah kepada seluruh stakeholder terkait seperti aparat penegak hukum (APH), guna melakukan pendampingan dalam menjalankan setiap tahapan pengadaan tanah,” pungkasnya. (AR/JR/RZ)

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...