Terkini AgrariaMendagri, Bangun Tata Pemerintahan Efektif dan Efisien

Mendagri, Bangun Tata Pemerintahan Efektif dan Efisien

Jakarta – Mendagri Tjahjo Kumolo menghadiri acara peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2018 di Hotel Bidakara, Jakarta (4/12/2018).

Tjahjo secara singkat menyampaikan di hadapan para awak media terkait komitmen bersama membangun tata pemerintahan dan upaya pencegahan korupsi, “pandangannya bahwa sekarang ini negara kita sedang ada tahap konsolidasi demokrasi, secara menyeluruh dalam rangka mewujudkan hubungan tata kelola pemerintah pusat dan daerah yang harus semakin efektif dan efisien mempercepat reformasi birokrasi dalam upaya meningkatkan ekonomi daerah”, ujarnya.

Lebih lanjut, Ia juga menyampaikan pandangannya terkait agenda demokrasi di tahun 2019. “Indonesia menganut sebuah sistem pemerintahan presidensil. Ingin mewujudkan demokrasi yang efisien dengan langkah – langkah, yaitu memangkas, memerangi racun demokrasi dan benalu demokrasi”, ungkapnya.

Kemudian, ia juga ungkapkan bagaimana membangun dan memiliki komitmen untuk memerangi racun demokrasi dalam proses memilih seorang kepala daerah, Anggota DPR, Anggota DPD, Anggota DPRD Provinsi, Anggota DPRD Kabupaten/kota sampai pada capres-cawapres.

Baca juga  Mendagri: Kedisiplinan Kunci Dalam Membangun Etos Kerja

Mendagri Tjahjo juga, secara khusus menyoroti terkait mekanisme pemberian bantuan keuangan partai politik yang notabene dalam suatu negara demokrasi modern partai politik sebagai pilar demokrasi. Hal ini diperlukan untuk membangun penguatan kelembagaan partai politik.

Terakhir Ia juga, menyikapi fenomena banyaknya para penyelenggara negara Pusat dan daerah yang tersangkut tindak pidana korupsi. Kemudian ditambah lagi dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT).

“Saya kira ini memang menarik terkait maraknya OTT KPK, penanganan efektifnya yang penting harus dari partainya sendiri dalam membenahi dan menyiapkan kader terbaiknya,” pungkasnya

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...