Terkini AgrariaCapai Pemetaan dan Pendaftaran Tanah yang Lebih Berkualitas Melalui Transformasi Digital

Capai Pemetaan dan Pendaftaran Tanah yang Lebih Berkualitas Melalui Transformasi Digital

AGRARIA.TODAY – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berupaya meningkatkan kualitas pemetaan dan pendaftaran tanah secara berkualitas melalui transformasi digital. Gagasan dan arahan ini dipaparkan pada kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian ATR/BPN Tahun 2022 yang bertajuk “Memperkuat Sinergi dan Inovasi Pelayanan Pertanahan dan Tata Ruang” di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta.

Plt. Direktur Jenderal (Dirjen) Survei Pemetaan Pertanahan dan Ruang (SPPR), Virgo Eresta Jaya mengatakan, kualitas pemetaan data pertanahan menjadi persoalan penting menuju manajemen pertanahan yang lebih baik. “Kadaster ini menjadi kunci, tujuannya bagaimana kita mendukung percepatan pendaftaran tanah, mengurangi sengketa, dan mendukung pembangunan di Ibu Kota Negara (IKN),” tuturnya pada pemaparan dalam Rakernas, Rabu (27/07/2022).

Virgo Eresta Jaya juga mengungkapkan bahwa arah kebijakan Kementerian ATR/BPN pada tahun 2025, yakni memiliki rencana aksi (renaksi) menuju Indonesia Lengkap yang terpetakan pada 2025. Untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya berupaya menginisiasi peta dasar pertanahan yang sifatnya terpusat dan terintegrasi. “Kita berikan dari Kantor Pertanahan hingga ke kelurahan di desa. Kita harapkan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) ada peta dasar menggunakan drone. Itu yang kita harapkan berlaku di 2023 nanti,” imbaunya.

Baca juga  Gubernur Banten Tetapkan Darurat Bencana

Selain itu, Ia menegaskan,pada pengumpulan data fisik terintegrasi ini, tak hanya memperhatikan keakurasian data bagi pemetaan tanah pertama kali, namun juga berupaya untuk memperbaiki data-data pertanahan yang sudah terpetakan sebelumnya. “Sertipikat-sertipikat yang sudah ada, untuk disesuaikan kembali. Tidak usah ragu untuk melakukan penyesuaian kembali untuk memperbaiki bidang tanah yang sudah terpetakan,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan oleh Dirjen Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (PHPT), Suyus Windayana. Ia berkata bahwa pengelolaan data secara elektronik sudah banyak diterapkan di banyak negara. “Hal ini juga sesuai dengan 7 (tujuh) proyeksi arahan Menteri ATR/Kepala BPN, terkait mewujudkan kantor layanan modern yang memberikan produk, layanan, dan pusat informasi pertanahan dan tata ruang secara elektronik berbasis teknologi informasi,” terangnya.

Menurut Suyus Windayana, informasi data pertanahan yang baik tentunya berbanding lurus dengan kemudahan berusaha dan investasi. Ia menjelaskan, faktor kemudahan berusaha tak hanya tentang bagaimana mempercepat pelayanan dan prosedur, namun juga tentang bagaimana kualitas indeks dari administrasi pertanahan. “Kalau di Asia Tenggara, seperti Singapura dan Malaysia memiliki kualitas indeks yang tinggi. Artinya, apabila diubah sebagaimana pun sistemnya, datanya itu siap. Sedangkan kita masih keteteran, Itu yang kita lihat dari kualitas administrasi pertanahan,” ungkapnya.

Baca juga  Tutup GTRA Sulteng, Wamen ATR/Waka BPN Ajak Para Pemangku Kepentingan Berkolaborasi dalam Pemulihan Pasca Bencana

Transformasi digital layanan pertanahan juga sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Suyus Windayana mengatakan bahwa arahan Presiden tak hanya melayani namun juga merubah pelayanan yang dulunya offline menjadi online. “Seperti saat ini, 79,4 juta bidang tanah sudah kita daftarkan, tak mungkin kalau kita masih urus dengan sistem analog saja. Kita juga tidak bisa jika beberapa sertipikat yang kita sudah keluarkan secara online, lalu harus kembali ke sistem yang lama,” pungkas Dirjen PHPT. (AR/AF)

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaksanakan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah membahas Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO) sebagai dasar...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melaporkan capaian kinerja dan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun...