Terkini AgrariaUpaya Kementerian ATR/BPN dalam Penyelamatan dan Pengamanan SDEW Jabodetabek-Punjur

Upaya Kementerian ATR/BPN dalam Penyelamatan dan Pengamanan SDEW Jabodetabek-Punjur

AGRARIA.TODAY – Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang (RTR) Kawasan Perkotaan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabek-Punjur) ditujukan untuk meningkatkan fungsi situ, danau, embung, dan waduk (SDEW). Hal ini sebagai bentuk strategi pengembangan sistem prasarana serta penerapan dan pemantapan program-program pengendalian banjir Kawasan Jabodetabek-Punjur.

Direktur Project Management Office (PMO) Tim Koordinasi Penataan Ruang (TKPR) Jabodetabek-Punjur, Wisnubroto Sarosa mengatakan, kegiatan pengamanan objek situ secara umum meliputi aspek administratif, yuridis, dan fisik. Dalam konteks aspek yuridis, pengamanan situ dapat terwujud melalui kegiatan pendaftaran tanah yang diatur melalui Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 30 Tahun 2019 tentang Pendaftaran Tanah Situ, Danau, Embung, dan Waduk.

“Perlu ada kerja sama mengenai penyelamatan dan pengamanan, pertama data, kedua langkah pengamanan itu ada bersifat fisik dan yuridis ini yang saya kira perlu perlu ada sertipikasi,” ujar Wisnubroto Sarosa dalam kegiatan bertemakan”Diseminasi Hasil Pemetaan Urun Daya Situ di Kawasan Perkotaan Jabodetabek-Punjur” yang diselenggarakan di Hotel Westin, Jakarta, Rabu (13/07/2022).

Baca juga  Banjir Rendam 9.285 Rumah di Kabupaten Bandung

Lebih lanjut ia mengatakan, upaya penyelamatan dan pengamanan SDEW merupakan langkah strategis untuk mencegah berkurangnya kapasitas retensi Daerah Aliran Sungai (DAS) terhadap limpasan permukaan yang berpotensi menimbulkan kerugian.

“Fungsi dari SDEW jadi penting bukan hanya jadi tempat parkir air, tentu juga sebagai penyeimbang air tanah, karena dengan begitu tidak langsung mengalir ke laut,” tutur Wisnubroto Sarosa.

Dalam upaya penyelamatan dan pengamanan SDEW, PMO TKPR Jabodetabek-Punjur telah melakukan kerja sama dengan organisasi dan lembaga, salah satunya perkumpulan Open Street Map Indonesia. Perwakilan perkumpulan Open Street Map Indonesia, Anjar Akrimullah menuturkan, dalam beberapa bulan ini telah melaksanakan pemetaan. Dengan adanya data krusial tersebut akan membantu upaya penyelamatan SDEW.

“Kami bersama PMO Jabodetabek-Punjur telah melakukan pemetaan dan kita lakukan dengan prinsip open source jadi bisa diakses oleh siapa pun. Sehingga, dapat menghasilkan suatu kebijakan bagian dari pengambilan keputusan oleh pemerintah,” jelasnya.

Baca juga  Fokus Penurunan Stunting di Sepuluh Provinsi

Sebagai informasi, sebanyak 170 situ di Jabodetabek-Punjur yang telah dipetakan secara urun daya melalui kegiatan kolaborasi yang diusung oleh PMO TKPR Jabodetabek-Punjur, UNDP Accelerator Labs, dan POI. Peta menampilkan informasi terkini kondisi fisik, lingkungan, sosial, serta potensi lainnya secara khusus untuk setiap objek situ. Informasi tersebut sudah dapat diakses oleh publik per tanggal 13 Juli 2022 melalui situs Open Street Map dan diharapkan dapat menunjang ketersediaan data dan informasi dalam percepatan penyelesaian isu strategis sumber daya air di Kawasan Perkotaan Jabodetabek-Punjur khususnya dalam tindak lanjut pengamanan situ.

Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid dan turut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Rudi Rubijaya dan perwakilan Kementerian PUPR. Selain itu, hadir secara daring jajaran Kantor Pertanahan se-Jabodetabek; Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS); serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Jabodetabek. (JR/FM)

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...