Terkini AgrariaDitjen VII Ungkap Strategi Bottlenecking Penyelesaian Sengketa Pertanahan

Ditjen VII Ungkap Strategi Bottlenecking Penyelesaian Sengketa Pertanahan

Semarang – Direktorat Jenderal (Ditjen) Penanganan Masalah Agraria, Pemanfaatan Ruang dan Tanah atau disebut juga Ditjen VII memberikan sosialisasi terkait tugas pokok dan fungsi Ditjen VII pada Evaluasi dan Proyeksi Pencapaian Kinerja Tahun 2018 di Hotel Gumaya, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (27/11).

Dalam sosialisasi tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) VII, Setyowantini mengatakan bahwa saat ini terjadi bottlenecking sehingga terjadi deadlock dalam penanganan masalah keagrariaan dan pemanfaatan ruang dan tanah.

“Terdapat paradigma penanganan kasus-kasus pertanahan. Biasanya kita tidak transparan dalam penanganannya serta cenderung menutup-nutupi kesalahan yang kita buat,” ujar Sesditjen VII.

“Selain itu kita juga cenderung hanya mengedepankan keputusan sendiri tanpa melihat masukan dari yang lain,” tambahnya lagi.

Setyowantini mengungkapkan juga bahwa banyak dari Pejabat terkait menjadi ragu-ragu dalam mengambil keputusan. “Jikapun sudah mengambil keputusan, justru tidak menjalankan keputusan tersebut,” ujar Sesditjen VII.

Baca juga  Akses Jalan Dibuka, Hasil Pertanian Tak Lagi Dipikul di Desa Bakom Kabupaten Kuningan

Terkait masalah bottlenecking tersebut, Ditjen VII sudah memiliki strategi yakni perubahan paradigma. “Kami sudah transparan dalam penanganan kasus-kasus pertanahan dan bertindak sebagai fasilitator,” kata Setyowantini.

Selain itu, kini Ditjen VII sudah banyak melakukan diskusi serta mendengar masukan dari berbagai pihak dalam penanganan kasus-kasus pertanahan. “Kami juga memperkuat kelembagaan dengan kerja sama,” katanya lagi.

Setyowantini juga mengungkapkan bahwa Ditjen VII kini lebih informatif serta siap menerima saran dan masukan dari pihak lain. “Kami juga memiliki sistem pengukuran kinerja sehingga apa yang dilakukan selama ini bisa dinilai,” kata Setyowantini

Latest Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap...

Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Related Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang mulai berjalan sejak 2017, telah berhasil mendaftarkan tanah secara masif. Dari total bidang...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, secara resmi membuka Forum Badan Komunikasi...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian data sertipikat tanah secara lebih mudah tanpa harus datang ke Kantor Pertanahan. Melalui layanan digital...