Terkini Agraria50 Hektar Lahan Tidur Disulap Bupati Safaruddin

50 Hektar Lahan Tidur Disulap Bupati Safaruddin

Limapuluh Kota | Agraria.today — Bupati Safaruddin bersama masyarakat Durian Tinggi menyulap lahan tidur di Ronah menjadi lahan produktif seluas 50 hektar.

Dilahan tersebut, Bupati bersama masyarakat menanaminya dengan jagung. Dan secara bertahap akan dikembangkan menjadi 1.000 hektar.

Diharapkan dengan produksi jagung ini bisa memenuhi kebutuhan pakan ternak ayam petelur. Dimana sampai saat ini belum tercukupi oleh produksi jagung di Lima Puluh Kota.

“Ini merupakan program prioritas kita di Lima Puluh Kota. Dimana nantinya secara keseluruhan akan ada total 20ribu hektar lahan tidur yang akan dimanfaat oleh masyarakat,” kata Bupati Safaruddin saat menanam jagung di Ronah, Nagari Durian Tinggi, Kapur IX, Selasa (07/06).

Bupati juga memberikan apresiasi kepada Nagari Durian Tinggi. Didukung semangat masyarakatnya dan kelompok taninya, telah lebih dahulu memanfaatkan potensi lahan tidur.

Baca juga  Mudahkan Pelaksanaan Pemberdayaan Tanah Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Kenalkan Aplikasi PTM

“Inshaa Allah, potensi pemanfaatan 1.000 hektar lahan tidur akan tercapai untuk dimanfaatkan sebagai budidaya jagung,” ucapnya.

Dikesempatan itu, bupati juga menekankan misi daerah yang mengedepankan pemberdayaan ekonomi masyarakat serta menjadikan wilayah nagari sebagai basisnya.

“Salah satu misi daerah adalah menjadikan nagari sebagai poros pembangunan, apa yang dilakukan Durian Tinggi, akan kita sinergikan dengan perangkat daerah teknis,” jelas Bupati Safaruddin.

Terlebih pilihan budidaya jagung selain sejalan dengan misi daerah juga menyiratkan bahwa Durian Tinggi telah mengembangkan sektor pangan selain selama ini bergantung kepada budidaya gambir.

Sementara itu, Wali Nagari Durian Tinggi Ardi Ekis mewakili masyarakat dan kelompok-kelompok tani di Durian Tinggi menyampaikan penghargaan atas kunjungan kerja Bupati Safaruddin langsung ke lahan jagung.

Dia juga mengungkapkan keinginan kuat masyarakat Durian Tinggi untuk mengembangkan potensi lahan tidur yang selama ini tidak produktif.

Baca juga  Pakar: Ibu kota lebih perlu pembenahan layanan dibanding infrastruktur

“Semenjak tiga tahun lalu dengan dukungan dinas teknis, telah mengembangkan aneka usaha tani pangan, termasuk jagung,” jelas Ardi Ekis.

“Kami siap menyediakan lahan 1.000 hektar untuk jagung, namun dari segi budidaya nanti, kita memerlukan bantuan dan bimbingan teknis dari perangkat daerah teknis, sebagaimana selama ini sudah berjalan,” pungkasnya.

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...