Terkini AgrariaDiusia Ke 181 Tahun, Nagari-Nagari Di 50 Kota Sudah Mulai Berkembang dan...

Diusia Ke 181 Tahun, Nagari-Nagari Di 50 Kota Sudah Mulai Berkembang dan Maju

Limapuluh Kota | Agraria.today — Guru Besar Fakultas Pertanian Unand Hermansah jadi tamu kehormatan saat momentum penting Hari Jadi Kabupaten Limapuluh Kota yang ke 181 tahun.

Putra Maek tersebut, diminta Pemkab Limapuluh Kota untuk memberikan tanggapan sebagai tokoh masyarakat di hari jadi yang dihadiri oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi diruangan sidang DPRD Limapuluh Kota.

Saat menyampaikan pandangannya, Hermansah menilai Kabupaten Limapuluh Kota saat ini sudah mulai berkembang menuju daerah yang mampu bersaing dengan daerah lainnya di Sumbar.

Begitu juga terhadap nagari, diusia 181 ini nagari-nagari di Limapuluh Kota berada pada klaster berkembang dan maju.

“Alhamdulillah, di 50 Kota nagari-nagari kita berada pada klaster berkembang dan maju. Tidak ada lagi nagari yang masuk ke yang sangat tertinggal. Ini juga dapat menjadi pedoman bagi kita untuk memberdayakan nagari berkembang ini menjadi maju dan mandiri,” ucap Hermansah dihadapan tamu undangan yang hadir di Gedung DPRD Lima Puluh Kota, Rabu (13/04).

Baca juga  Kasus Positif COVID-19 Naik 684, Pasien Sembuh 471, Meninggal 35

Katanya lagi, dari 928 nagari yang ada di Sumbar, masih tersisa 3 nagari lagi yang tertinggal dan itu bukan di Kabupaten Limapuluh Kota.

“Posisi kita 50 Kota Kabupaten Limapuluh Kota dari indek desa membangun di Sumbar sudah sangat mengembirakan ke posisi 5 ditahun 2020. Posisi ini perlu ditingkatkan dan kita tentu tidak boleh puas dengan posisi tersebut,” pintanya.

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...