Terkini AgrariaTim Gabungan Berhasil Padamkan 2 Hektar Lahan Terbakar di Sukamara

Tim Gabungan Berhasil Padamkan 2 Hektar Lahan Terbakar di Sukamara

AGRARIA.TODAY – Tim gabungan di wilayah Kabupaten Sukamara berhasil memadamkan dua hektar lahan yang terbakar pada Sabtu lalu (25/6). Lahan terdampak berada di Desa Pusu, Kecamatan Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah.

Tim gabungan tersebut berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukamara, TNI, Polri, Manggala Agni, Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Sukamara-Lamandau dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam. Upaya pemadaman yang dilakukan oleh tim gabungan secara manual menggunakan alat pemukul api tradisional atau kepyok.

Penyebab dari peristiwa yang terjadi pada Sabtu (25/6), pukul 13.44 waktu setempat tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak terkait. Tidak ada korban jiwa dan kerusakan materil lainnya akibat kejadian ini.

Berdasarkan kajian InaRISK, Kabupaten Sukamara memiliki potensi bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada tingkat sedang hingga tinggi yang berdampak pada lima kecamatan dan luas bahaya sebanyak 367.086 meter persegi.

Baca juga  MUI: Disertasi pembolehan seksual nonmarital menyimpang

Selain potensi bahaya bencana karhutla (hidrometeorologi kering), masyarakat Kabupaten Sukamara juga diimbau untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi basah.

Hal ini dikarenakan prakiraan cuaca tiga harian oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) per 26 hingga 28 Juni 2022 dengan peringatan dini potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat, Sukamara, Seruyan, Kotawaringin Timur, Katingan, Gunung Mas, Barito Timur, Barito Selatan, Pulang Pisau, Kapuas, dan Kota Palangka Raya serta sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah.

Masyarakat diimbau untuk waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang ditimbulkan seperti banjir, genangan air, tanah longsor, angin kencang, kilat/petir dan pohon tumbang.

Untuk itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau untuk masyarakat dan pemerintah daerah setempat untuk dapat meningkatkan kesiapsiagaan bencana karhutla dengan melakukan patroli, memeriksa kesiapan dan kondisi alat pemadaman serta berkoordinasi dengan pihak terkait dalam mencegah terjadinya karhutla.

Baca juga  Cuaca Ekstrem, Enam Kelompok Nelayan Hilang Kontak di Natuna

Selain itu, langkah-langkah kesiapsiagaan dan pencegahan bencana hidrometeorologi basah juga dapat dilakukan dengan memangkas ranting-ranting maupun material pohon yang rimbun, memeriksa dan memelihara saluran maupun daerah resapan air serta membuat penampungan maupun tanggul yang mencegah peningkatan debit air memasuki pemukiman warga.

Ketika hujan terjadi lebih dari satu jam, pemerintah daerah dapat memberikan informasi peringatan diri kepada masyarakat melalui jaringan komunikasi agar dapat mempersiapkan upaya evakuasi mandiri.

 

#SiapUntukSelamat
#KitaJagaAlamJagaKita
#BudayaSadarBencana
#BersatuLawanCOVID19
#AyoPakaiMasker
#AyoSegeraVaksin

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaksanakan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah membahas Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO) sebagai dasar...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melaporkan capaian kinerja dan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun...