Terkini AgrariaTindak Lanjut Percepatan PTSL-PM, Kementerian ATR/BPN Dukung Implementasi PPRA di Kabupaten Landak

Tindak Lanjut Percepatan PTSL-PM, Kementerian ATR/BPN Dukung Implementasi PPRA di Kabupaten Landak

AGRARIA.TODAY – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional dengan dukungan Bank Dunia telah menjalankan Program Percepatan Reforma Agraria (PPRA) di tujuh provinsi, yaitu Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur. Kegiatan tersebut mendukung percepatan pendaftaran tanah seluruh bidang melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dengan metode Partisipasi Masyarakat yang kemudian dikenal dengan PTSL-PM.

“Program ini menetapkan kejelasan tentang hak dan penggunaan lahan aktual di tingkat desa di wilayah sasaran. Peningkatan kejelasan Hak atas Tanah dan penggunaan lahan akan meningkatkan Reforma Agraria, pengelolaan lanskap berkelanjutan, tata kelola lahan, stabilitas sosial, akses ke lahan untuk investasi, pertumbuhan inklusif, resolusi konflik, dan perlindungan serta konservasi lingkungan,” terang Sekretaris Direktorat Jenderal Survei dan Pemetaan dan Ruang (SPPR) sekaligus Direktur Unit Manajemen Kegiatan PPRA, Fitriyani Hasibuan di Jakarta pada Selasa (31/05/2022).

Baca juga  Kerajinan Ketak Desa Darmaji, Diekspor Sampai ke Negeri Tetangga

Percepatan dan akselerasi pendaftaran tanah melalui PTSL-PM dilakukan dengan berbagai penyempurnaan, baik regulasi, metodologi, maupun peningkatan sumber daya manusia (SDM). “Diharapkan dengan begitu mampu menyelesaikan tantangan untuk dapat memetakan seluruh bidang tanah sesuai dengan waktu yang telah direncanakan,” lanjut Fitriyani Hasibuan.

Dalam rangka mendukung implementasi PPRA di Kalimantan Barat tepatnya di Kabupaten Landak, Tim Unit Manajemen Kegiatan PPRA bersama tim dari Bank Dunia melakukan kunjungan lapangan serta evaluasi yang dilaksanakan di Kantor Pertanahan Kabupaten Landak pada Rabu (18/05/2022). “Dari evaluasi yang dilakukan di Kabupaten Landak bagus dengan capaian yang sangat baik, lebih dari 95%,” tutur Direktur Unit Manajemen Kegiatan PPRA.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Landak, Saumurdin menjelaskan, saat ini terdapat kurang lebih 166.000 bidang tanah yang belum terpetakan di Kabupaten Landak. Besar harapan bidang tanah tersebut dapat terpetakan dalam kurun waktu dua tahun ke depan dengan bantuan dari Bank Dunia, sehingga akan sangat membantu masyarakat. “Untuk memperoleh hasil maksimal tentu kita harus membangun koordinasi dengan stakeholder,” ujar Saumurdin.

Baca juga  Posgagah Bantu Percepatan Penanganan COVID-19 Wilayah Jawa Timur

Lebih lanjut, Saumurdin menuturkan, kerja sama dengan pemangku kepentingan juga diperlukan sebagai salah satu cara untuk menyelesaikan permasalahan di masyarakat, seperti permasalahan tumpang tindih. “Untuk menyosialisasikan hal tersebut, Kantor Pertanahan Kabupaten Landak telah menggandeng Pemerintah Kabupaten Landak dan juga tokoh masyarakat adat yang ada, di mana pengaruhnya sangat besar,” ucapnya.

Usai melakukan evaluasi di Kantor Pertanahan Kabupaten Landak, Tim Unit Manajemen Kegiatan PPRA bersama tim dari Bank Dunia meninjau salah satu lokasi kegiatan yang berada di Desa Aur Sampuk, Kecamatan Sengah Temilah. Lokasi tersebut merupakan lokasi PTSL- PM Fase 4 dan lokasi Pengukuran Batas Kawasan Hutan (PBHK). (LS)

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Latest Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap...

Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Related Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang mulai berjalan sejak 2017, telah berhasil mendaftarkan tanah secara masif. Dari total bidang...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, secara resmi membuka Forum Badan Komunikasi...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian data sertipikat tanah secara lebih mudah tanpa harus datang ke Kantor Pertanahan. Melalui layanan digital...