Terkini AgrariaPengembangan Peta ZNT, Langkah Kementerian ATR/BPN Cegah Praktik KKN

Pengembangan Peta ZNT, Langkah Kementerian ATR/BPN Cegah Praktik KKN

AGRARIA.TODAY – Pencegahan korupsi menjadi perhatian serius pemerintah. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pun turut melakukan pencegahan korupsi, yakni dengan melakukan pengembangan Peta Zona Nilai Tanah (ZNT). Hal ini ditujukan sebagai transparansi dalam penilaian tanah dan menghindari transaksi tatap muka yang dapat memungkinkan adanya praktik korupsi serta kolusi selama proses penilaian tanah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Penilaian Tanah dan Ekonomi Pertanahan pada Direktorat Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan (Ditjen PTPP) Kementerian ATR/BPN, Herjon Panggabean dalam Rapat Dengar Pendapat Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Kepala Daerah Se-Provinsi Gorontalo yang diselenggarakan di Aula Rumah Dinas Gubernur Gorontalo, Kamis (19/05/2022).

Lebih lanjut ia mengatakan, Kementerian ATR/BPN sejak tahun 2007 telah membuat peta nilai tanah berbasis zona menggunakan aplikasi bernama ZNT. Urgensi dari aplikasi ZNT di antaranya untuk 1) asas keadilan; 2) sebagai tambahan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP); 3) dan sebagai langkah efisiensi dalam memperoleh nilai tanah yang sesuai.

Baca juga  Peparnas: Bukti Akses Kesetaraan pada Para Difabel dalam Semua Lini, Termasuk Olahraga

“Peta nilai tanah juga diharapkan dapat mempercepat proses perolehan tanah untuk investasi. Inisiatif baru ini telah disosialisasikan ke kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah dengan dukungan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK telah mendorong semua pemerintah daerah di Indonesia untuk mengadopsi peta nilai tanah ini untuk mencegah korupsi,” ujar Herjon Panggabean.

Pada kesempatan yang sama Wakil Ketua KPK Republik Indonesia (RI), Lili Pintauli Siregar menjelaskan, mengenai strategi pemberantasan korupsi dilakukan dengan tiga pendekatan, yaitu pendekatan pendidikan masyarakat, pendekatan pencegahan, dan pendidikan penindakan.

“Pendekatan pendidikan masyarakat yakni membangun dan internalisasi nilai-nilai integritas anti korupsi; untuk pendekatan pencegahan, membangun sistem yang dapat mencegah korupsi; dan pendekatan penindakan sebagai efek jera,” jelas Lili Pintauli Siregar.

Pj. Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer dalam kesempatan sama mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya membentuk pemerintahan yang transparan dan akuntabel. “Kami memandang sebagai bukti komitmen yang kuat untuk membuat pemerintahan yang progresif, dalam membangun pemerintah yang bersih, efektif, dan terpercaya,” pungkasnya. (JR/RM)

Baca juga  Menteri AHY Ungkap Kunci Sukses dalam Mendaftarkan Lebih dari 100 Juta Bidang Tanah di Indonesia

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...