Terkini AgrariaPodcast PPSDM Kemendagri Regional Yogyakarta Bahas Pentingnya Nilai Integritas di Lingkungan Organisasi...

Podcast PPSDM Kemendagri Regional Yogyakarta Bahas Pentingnya Nilai Integritas di Lingkungan Organisasi Publik

AGRARIA.TODAY – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Regional Yogyakarta menggelar podcast edisi ketiga bertajuk “Menumbuhkan Nilai-Nilai Integritas di Lingkungan Organisasi Publik”, Rabu (20/4/2022). Program ini merupakan langkah konsisten dan adaptif PPSDM Kemendagri Regional Yogyakarta dalam meningkatkan kompetensi sumber daya aparatur pemerintahan.

Pada edisi ini, PPSDM Kemendagri Regional Yogyakarta menghadirkan Widyaiswara Ahli Madya PPSDM Kemendagri M. Fatchul Arifin sebagai narasumber. Selain sebagai Widyaiswara Ahli Madya, Arifin merupakan Penyuluh Anti-Korupsi dan Asesor Kompetensi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam kesempatan itu, Arifin menjelaskan banyak terkait pentingnya menumbuhkan nilai-nilai integritas di lingkungan organisasi publik. Menurutnya, tema yang diangkat dalam diskusi tersebut selaras dengan asas umum penyelenggaraan negara, sebagaimana ditetapkan dalam Undang-Undang (UU) Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

Baca juga  Perangi Narkotika, Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas/Relawan Anti Narkoba

Dia menuturkan, terdapat sembilan nilai yang dapat membangun sikap integritas, yakni berani, jujur, mandiri, peduli, adil, disiplin, kerja keras, tanggung jawab, dan berperilaku sederhana. Jika nilai-nilai tersebut dibangun dalam organisasi publik, maka akan terbentuk misi utama organisasi pelayanan publik yang berintegritas dan bebas dari KKN sebagaimana amanat UU Nomor 28 Tahun 1999.

Arifin mengungkapkan, membangun nilai integritas dapat dilakukan melalui empat cara. Pertama, dilakukan secara formal dan informal, misalnya dengan memanfaatkan media sosial dan sebagainya. Kedua, membangun habituasi. Cara ini misalnya dapat diterapkan di lingkungan sekolah dengan membuat warung kejujuran. Upaya ini dapat membiasakan para siswa agar bersikap jujur.

Ketiga, upaya membangun nilai integritas tersebut dilakukan dengan menggunakan simbolisasi. Misalnya, lewat kata-kata motivasi yang diunggah melalui media sosial, menyematkan pin di baju seragam, logo, dan penggunaan simbol lainnya. Contoh lainnya, yakni seperti penerapan core values BerAKHLAK bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Keempat, yakni melalui sikap keteladanan. Cara ini dinilai paling efektif dalam membangun nilai integritas karena dapat dilihat, diamati, dan ditiru oleh orang lain.

Baca juga  Vaksin COVID-19 Belum Ditemukan, Lindungi Diri dengan Lakukan Protokol Kesehatan

Di lain sisi, Arifin berpesan, upaya membangun integritas tersebut agar dilakukan secara paralel melalui pendekatan yang sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing organisasi publik. Langkah ini dapat dilakukan baik secara kultural, struktural, maupun edukatif. Adapun pendekatannya dapat menggunakan sistem normatif, penegakan hukum, serta menerapkan penghargaan dan sanksi.

“Janganlah kita membenarkan yang biasa dilakukan (padahal) tidak benar, tapi biasalah berlaku yang benar,” tandas Arifin.

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...