Terkini AgrariaBersama Pemda dan LKPP, Kemendagri Lakukan Strategi Proteksi Produk Dalam Negeri

Bersama Pemda dan LKPP, Kemendagri Lakukan Strategi Proteksi Produk Dalam Negeri

AGRARIA.TODAY – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus melakukan strategi proteksi produk dalam negeri bersama dengan pemerintah daerah (Pemda) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Strategi tersebut salah satunya dengan menggelar “Sosialisasi Percepatan Pengelolaan Katalog Elektronik Lokal dan Toko Daring” secara daring bersama pihak pemda dan LKPP, Senin (4/4/2022),

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Suhajar Diantoro dalam sambutan dan arahannya menyampaikan, Kemendagri bersama LKPP telah menerbitkan Surat Edaran Bersama (SEB) yang ditandatangani Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Kepala LKPP Nomor 027/1022/SJ dan Nomor 1 Tahun 2022 pada 25 Februari 2022 tentang Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Pemerintah Daerah. Mendukung hal tersebut, Suhajar meminta kepala daerah untuk segera mendorong produk-produk lokal agar dapat ditayangkan dalam Katalog Elektronik Lokal.

Baca juga  Ketua DPRD Lampung Tengah segera disidang

“Acara ini sebagaimana kita ketahui tentunya berlandaskan pada Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Koperasi dalam rangka menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia,” katanya.

Suhajar menginstruksikan pada para Sekretaris Daerah (Sekda) selaku perangkat kerja yang membantu gubernur untuk membentuk Tim Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN). Selain itu, perlu juga mengalokasikan minimal 40 persen anggaran barang/jasa untuk produk dalam negeri, dan segera melakukan pembentukan Katalog Elektronik Lokal. Suhajar menyebut negeri lain seperti Amerika Serikat telah melakukan proteksi terhadap produk dalam negerinya, Indonesia pun harus melakukan itu.

“Hari ini, strategi-strategi untuk mencapai ini bagaimana membentuk mengelola, mengembangkan E-Katalog, dan sebagainya, itu adalah strategi untuk mencapai tujuan yang diinginkan oleh pemerintah kita bersama. Dan mengalokasikan di atas 40 persen bagi pembelian produk dalam negeri dari alokasi belanja barang jasa kita. Nah, teknik-teknik inilah yang nantinya akan dievaluasi dan dijelaskan oleh kawan-kawan dari LKPP,” ujarnya.

Baca juga  Kementerian ATR/BPN mengikuti upacara peringatan Harkitnas ke 114

Saat ini, LKPP telah melakukan beberapa inovasi untuk mengakselerasi pencantuman produk khususnya pada Katalog Elektronik Lokal. Katalog tersebut merupakan salah satu sistem informasi dalam sistem pengadaan secara elektronik yang dibangun dan dikembangkan oleh LKPP.

Pemanfaatan katalog elektronik bertujuan untuk mewujudkan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) yang cepat, mudah, transparan dan tercatat secara elektronik. Katalog tersebut diharapkan menjadi mesin penggerak yang mampu meningkatkan partisipasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta koperasi terhadap penyediaan produk dalam negeri.

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...