Terkini AgrariaKemendagri Dorong Optimalisasi Peran Posyandu dengan Melibatkan TP-PKK

Kemendagri Dorong Optimalisasi Peran Posyandu dengan Melibatkan TP-PKK

AGRARIA.TODAY – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong optimalisasi peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dengan melibatkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK). Pelibatan TP-PKK diyakini akan memaksimalkan kinerja Posyandu, sebab dalam perjalanannya PKK dinilai berhasil menyentuh lapisan dasar masyarakat.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Suhajar Diantoro saat menerima konsultasi Direktur Jenderal (Dirjen) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Maria Endang Sumiwi tentang Rencana Posyandu Kader dan Puskesmas Pembantu (Pustu) serta Proses Tansisisi Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) secara virtual, Rabu (30/3/2022).

Suhajar mengatakan, sejatinya selama ini kader-kader Posyandu terutama di desa telah melaksanakan kunjungan ke rumah-rumah masyarakat. Hal ini merupakan kiprah yang salah satunya didukung oleh TP-PKK dalam membina kader-kader Posyandu di desa. Karena itu, Suhajar memacu agar peran aktif Posyandu dapat dimaksimalkan melalui TP-PKK.

Baca juga  Perayaan Natal Bersama 2021, Menteri ATR/Kepala BPN Harap Persaudaraan Wujudkan Pelayanan Publik yang Profesional, Tepercaya, dan Berkualitas

“Jadi ini nanti, menggerakkan Posyandu ini bukan hanya Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan, tapi kita akan membawa PKK. Karena yang pergi itu (berkunjung ke rumah-rumah warga) adalah ketua PKK desa,” terang Suhajar.

Selain itu, untuk menunjang perannya lebih optimal, Posyandu diharapkan dapat bersinergi dengan tenaga kesehatan yang berada di Pustu. Hal ini kemudian juga ditambah dengan dukungan petugas dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Secara rinci, Suhajar menjelaskan, dalam pelaksanaannya peta pembinaan Posyandu dilakukan melalui kepala desa yang menugaskan ketua RW atau kepala lingkungan. Upaya tersebut untuk mengontrol dan memfasilitasi kader-kader Posyandu turun ke lapangan.

“Jadi ada jalur dari pemerintah daerah yang sampai ke ketua RT, kemudian ada jalur ke ketua PKK dikontrol oleh ibu kepala desa mengerahkan kadernya. Karena kader-kader Posyandu itu beririsan dia adalah kader PKK. Dia adalah kader Dasawisma,” tambah Suhajar.

Baca juga  Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Serahkan 5 Sertipikat Hak Pakai kepada Pemkot Balikpapan

Menurut Suhajar, organisasi PKK memiliki peran yang sangat besar, yang menyentuh dapur rumah masyarakat. Hal ini terlihat dari adanya kelompok Dasawisma PKK yang beranggotakan 10 hingga 20 kepala keluarga. Potensi tersebut diharapkan dapat memacu peran Posyandu lebih maksimal dalam melayani masyarakat. Dirinya berharap, langkah ini juga dapat didukung oleh kekompakan dari Kemendagri, Kemenkes, BKKBN, serta TP-PKK. Sinergisitas dari pihak-pihak tersebut dinilai akan memaksimalkan kiprah Posyandu.

“Empat itu bersatu, Posyandu, bukan berhenti di Posyandu pergerakan orangnya. Nanti akan sampai ke Dasawismanya,” tandas Suhajar.

Latest Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap...

Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Related Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang mulai berjalan sejak 2017, telah berhasil mendaftarkan tanah secara masif. Dari total bidang...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, secara resmi membuka Forum Badan Komunikasi...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian data sertipikat tanah secara lebih mudah tanpa harus datang ke Kantor Pertanahan. Melalui layanan digital...