Terkini AgrariaKemendagri Gelar Workshop Konsolidasi Sistem Informasi dan Aplikasi bagi Pemerintah Desa

Kemendagri Gelar Workshop Konsolidasi Sistem Informasi dan Aplikasi bagi Pemerintah Desa

AGRARIA.TODAY – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) menggelar “Workshop Konsolidasi Sistem Informasi dan Aplikasi Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa”. Workshop tersebut diselenggarakan dari tanggal 21 hingga 23 Maret 2022 di Hotel Lombok Raya, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemdes Yusharto Huntoyungo dalam sambutannya mengatakan, workshop ini diadakan untuk menyukseskan pembinaan pemerintahan desa dalam mendukung program kerja pemerintah. Ia menjelaskan, Ditjen Bina Pemdes menyelenggarakan fungsi-fungsi di antaranya perumusan dan pelaksanaan kebijakan, serta pembinaan umum dan koordinasi di bidang fasilitasi penataan desa. Termasuk pula di dalamnya penyelenggaraan administrasi pemerintahan desa, pengelolaan keuangan dan aset desa, produk hukum desa, hingga evaluasi perkembangan desa.

“Dalam proses pelaksanaan tugas dan fungsi tersebut, Ditjen Bina Pemdes mengelola beberapa data dan informasi yang bersifat elektronik, di antaranya adalah data dan informasi mengenai profil desa dan kelurahan, serta data konsolidasi keuangan desa. Kedua data dan informasi tersebut, sampai saat ini masih dikelola oleh masing-masing direktorat pada Ditjen Bina Pemdes, sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya,” katanya.

Baca juga  Bank Nagari Sosialisasikan Produk, Wawako Erwin Yunaz : Setiap Pegawai Bank Nagari Adalah Marketing, Pelanggan Adalah Pemilik

Menurut Yusharto, ada persoalan mendasar yang harus dihadapi dalam pengelolaan data dan informasi saat ini, khususnya yang berkaitan dengan Profil Desa dan Kelurahan (Prodeskel) dan konsolidasi keuangan desa dan aset desa. Adapun persoalan itu adalah mengenai dukungan infrastruktur yang kurang memadai, di antaranya terkait dengan kapasitas server.

“Belum adanya data center sebagai sumber dasar penyediaan command base yang bisa dijadikan pusat informasi dan data di lingkungan Ditjen Bina Pemdes, sehingga informasi data masih dikelola di masing-masing direktorat,” ujarnya.

Untuk itu, kata Yusharto, melalui workshop ini akan dirumuskan langkah strategis dalam menyelaraskan dan mengkonsolidasi sistem informasi dan berbagai aplikasi yang digunakan. Diharapkan dengan efektifnya pengelolaan kebutuhan data dan informasi akan dihasilkan layanan yang cepat, tepat, dan akurat.

Di samping itu, keberadaan Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) diharapkan juga dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas belanja, baik pengembangan ekonomi lokal, pelayanan dasar, maupun pengurangan angka kemiskinan.

Baca juga  Pesan Sofyan A. Djalil kepada Para CPNS Kementerian ATR/BPN

Sebagai informasi, dalam workshop ini turut hadir di antaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTB Ashari; perwakilan dari pemerintah kabupaten/kota setempat; serta camat dan kepala desa terpilih di NTB.

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...