Terkini AgrariaDorong Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, Kemendagri Minta Daerah Bentuk Tim P3DN

Dorong Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, Kemendagri Minta Daerah Bentuk Tim P3DN

AGRARIA.TODAY – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta pemerintah daerah (Pemda) membentuk Tim Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Upaya ini untuk mendorong implementasi Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Suhajar Diantoro dalam sambutannya pada acara Sosialisasi Surat Edaran Bersama (SEB) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) tentang Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Pemerintah Daerah secara virtual, Selasa (8/3/2022).

Suhajar mengatakan, nantinya tim tersebut dikoordinir oleh sekretaris daerah (Sekda). Setelah itu, Sekda menunjuk salah satu pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menjadi penanggung jawab teknis Tim P3DN. Di sisi lain, Suhajar juga meminta agar setiap minggunya perkembangan mengenai pembentukan Tim P3DN di-update guna mengetahui informasi terkini dari daerah tersebut.

Baca juga  PLN Operasikan SPKLU Pertama di NTT, Ekosistem Kendaraan Listrik Bisa Lebih Cepat

“Minggu depan saya berharap kita sudah punya data ini untuk dengan jelas mengucapkan terima kasih kepada yang mana dan mendorong yang mana untuk membentuk Tim P3DN ini,” jelas Suhajar pada rapat tersebut.

Lebih lanjut, Suhajar mengajak semua pihak untuk mewujudkan cita-cita bersama untuk menggunakan produk buatan dalam negeri. Langkah ini diyakini akan menghidupkan sektor-sektor usaha di dalam negeri. Karena itu, tambah dia, pemerintah membentuk regulasi yang menekankan pemda harus menggunakan minimal 40 persen alokasi anggaran pengadaan barang dan jasa dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk produk di dalam negeri.

Adapun regulasi tersebut, yakni SEB Mendagri dengan Kepala LKPP tentang Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Pemerintah Daerah. Suhajar menambahkan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, semua pihak didorong untuk mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.

Baca juga  Kemendagri Tegaskan Pj Gubernur Aceh Bukan Perwira TNI Aktif

Di lain sisi, Suhajar menyebut upaya tersebut sebagai langkah melindungi sekaligus mendukung produk-produk di dalam negeri. Selain itu, kebijakan ini sebagai wujud keberpihakan pemerintah kepada rakyat seluruh Indonesia.

“Jadi ini adalah proteksi kita, dan kita bertanggung jawab kepada rakyat yang memiliki negara ini untuk alokasi pengadaan barang dan jasa,” kata Suhajar.

Dirinya menambahkan, dari keseluruhan anggaran yang dimiliki daerah di dalam APBD baik provinsi, kabupaten, maupun kota, secara garis besar sekitar 52 persen di antaranya merupakan alokasi pengadaan barang dan jasa. Karena itu, pemda diimbau untuk membelanjakan minimal 40 persennya untuk membeli produk di dalam negeri.

“Mungkin di sejumlah daerah yang mungkin belum memprioritaskan ini, mari ini menjadi bagian penting daripada visi membela rakyat kecil kita. Kira-kira seperti itu,” tandasnya.

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaksanakan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah membahas Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO) sebagai dasar...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melaporkan capaian kinerja dan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun...