Terkini AgrariaKunjungi Pasar Grosir Batik Setono, Presiden Beli Batik Pekalongan

Kunjungi Pasar Grosir Batik Setono, Presiden Beli Batik Pekalongan

Pekalongan adalah salah satu kota penghasil batik di Indonesia. Bahkan, kota seluas 45 kilometer persegi ini memiliki julukan “Kota Batik”. Batik juga menjadi daya tarik tersendiri ketika orang berkunjung ke kota yang terletak di wilayah pantai utara Jawa ini.

Demikian halnya dengan Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo yang juga tertarik untuk melihat batik Pekalongan lebih dekat. Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Jawa Tengah, Kamis, 22 November 2018, keduanya menyempatkan mengunjungi Pasar Grosir Setono, Kota Pekalongan.

Tiba di pasar sekira pukul 16.36 WIB, kedatangan Presiden dan Ibu Iriana pun langsung disambut para pedagang dan pengunjung pasar. Tak sedikit warga yang berdesakan untuk bersalaman dan berfoto bersama Presiden dan Ibu Iriana yang sore itu kompak berkemeja putih.

Keduanya kemudian berjalan mengunjungi beberapa toko dan melihat-lihat batik yang dijajakan. Tidak hanya untuk dewasa, di pasar tersebut juga beberapa toko menyediakan pakaian batik ukuran anak-anak.

Baca juga  Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Chairman dan CEO Air Products

Presiden dan Ibu Iriana kemudian membeli beberapa pakaian batik ukuran anak-anak. Keduanya bermaksud membeli pakaian batik itu untuk kedua cucunya, Jan Ethes dan Sedah Mirah.

“Batik Pekalongan, motifnya bagus dan harganya murah. Ini beli batik tiga cuma Rp 100 ribu,” kata Presiden diamini Ibu Iriana.

Di toko lainnya yang dikunjungi Presiden, terpampang batik coklat lengan panjang. Menurut pemilik toko batik itu, Aulia Monalisa, batik yang dilirik Presiden itu memiliki motif yang dia sebut “Motif Jokowi” karena kemiripannya dengan corak-corak batik yang sering dikenakan Presiden. Presiden pun memutuskan untuk membeli pakaian batik tersebut.

Setelah berkeliling dan belanja batik, Presiden dan Ibu Iriana kemudian meninggalkan pasar sekira pukul 17.10 WIB.

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...