Terkini AgrariaDirut TelkomGroup: Pemanfaatan Data Digital Dukcapil Efektif Cegah Fraud Dalam Pelayanan...

Dirut TelkomGroup: Pemanfaatan Data Digital Dukcapil Efektif Cegah Fraud Dalam Pelayanan Publik

AGRARIA.TODAY – Direktur Utama (Dirut) TelkomGroup, Ririek Adriansyah, menyebut pemanfaatan data kependudukan mulai dari data KTP-el, NIK, hingga biometrik berpotensi sangat efektif untuk mencegah fraud, pemalsuan dokumen, dan tindakan penipuan lainnya dalam berbagai pelayanan publik.

Hal itu Ririek sampaikan saat memberikan sambutan di acara Penandatanganan Adendum Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Ditjen Dukcapil Kemendagri dengan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, Kuningan, Jakarta, Kamis (30/12/2021).

“Terima kasih banyak atas dukungannya (pemanfaatan hak akses verifikasi data kependudukan dalam proses bisnis pelayanan publik Telkom) karena ini menjadi sangat penting (untuk mencegah fraud), maka ke depannya mungkin perlu diperluas (pemanfaatannya) tidak hanya data KTP-el, tapi juga face recognition dan biometrik,” kata Ririek.

Pemanfaatan hak akses verifikasi berbasis data Dukcapil melalui face recognition dan biometrik, lanjutnya, tentu akan menunjang iklim bisnis sektor pelayanan publik, dan menghasilkan kenyamanan serta keamanan bagi masyarakat yang mengakses.

Baca juga  Wamen ATR/Waka BPN Tekankan Jajaran untuk Berkomitmen dalam Pelaksanaan Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang

Hadir di kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, turut memberikan komentarnya.

Zudan berkomitmen mendukung setiap lembaga, baik pemerintah maupun swasta yang bergerak di layanan publik, untuk bertransformasi menuju digital dimana proses verifikasi menjadi berbasis elektronik menggunakan sistem e-KYC (electronic know your costumer)

“Dengan two factor authentication, bisa dengan NIK dan foto wajah maupun sidak jari, ditambah tanda tangan digital, maka proses autentifikasi dalam semua proses layanan publik akan menjadi lebih rapih,” jelasnya.

Oleh karena itu, Zudan mendorong masyarakat dan berbagai instansi, baik pemerintah maupun swasta, untuk mulai menggunakan hak akses verifikasi data kependudukan digital.

“Ini menjadi penting sekali karena Dukcapil mulai tahun 2019 sudah bergerak ke digital, yaitu masyarakat sudah bisa menyimpan file dokumen KK, Akta-Akta, yang bisa di print out sewaktu-waktu dibutuhkan, atau tersimpan dalam bentuk file saja,” ungkap Zudan.

Baca juga  Presiden Instruksikan Pemerintah Daerah Waspadai Tren Penyebaran Covid-19

Juga KTP-el, mulai tahun 2021 ini sudah mulai ditransformasikan menjadi identitas digital di 50 Kabupaten/Kota, sehingga pemanfaatannya untuk segala keperluan di segala sektor tidak perlu lagi dilakukan foto kopi.

“Ini juga penting saya sampaikan bagi kantor-kantor untuk tidak lagi meminta foto kopi dokumen kependudukan dari masyarakat, tetapi menggunakan akses verifikasi data langsung dari Dukcapil karena dokumennya sudah menjadi data digital,” tutupnya.

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...