Terkini Agraria – Tim Gabungan Maksimalkan Upaya Pencarian Korban Hilang

[Update] – Tim Gabungan Maksimalkan Upaya Pencarian Korban Hilang

JAKARTA – Tim gabungan masih terus melakukan pencarian korban yang masih dinyatakan hilang. Berbagai organisasi dan relawan bekerjasama untuk melakukan operasi pencarian yang di koordinasikan oleh Basarnas.

Fokus pencarian pada Kamis (16/12) direncanakan seperti lokasi sebelumnya yaitu Kajar Kuning, Tambang Pasir dan Kebon Deli. Hingga kini terdata sementara terdapat sejumlah alat berat telah diterjunkan untuk proses pencarian. Adapun terdapat 19 unit exavator, 2 unit buldozer, 7 unit dumtruck, 2 unnit backhoe loader, 1 unit cranecharge, 1 unit mobil DU Brimob, dan 1 mobil watertreatmen. Peralatan ini tersebar di beberapa titik antara lain di Candipuro dan Pronojiwo.

Diharapkan para warga yang antusias untuk melihat kondisi terkini paska erupsi Gunung Semeru dihimbau untuk menjauhi lokasi pencarian dan evakuasi. Hal ini disebabkan karena akan menjadi kendala tersendiri, apabila jalur evakuasi dan pencarian tidak steril dari aktivitas para warga setempat.

Baca juga  Asosiasi Sepak Bola Malaysia ke Indonesia jelang Kualifikasi PD 2022

Jumlah Pengungsi

Hasil assement sementara, tercatat update warga yang mengungsi di beberapa titik antara lain Kecamatan Pasirian 7 titik/1.518 jiwa, Kecamatan Candipuro 8 titik/4.563 jiwa, Kecamatan Pronojiwo 4 titik/1.056 jiwa, Kabupaten Sukodono 10 titik/334 Jiwa, Kabupaten Sumbersuko 8 titik/312 jiwa, Kabupaten Lumajang 12 titik/421 Jiwa, Kabupaten Yosowilangun 9 titik/97 jiwa, Kabupaten Pasrujambe 2 titik/197 jiwa, Kabupaten Randuagung 9 titik/31 jiwa.

Lebih lanjut, Kabupaten Senduro 8 tiik/152 Jiwa, Kabupaten Tekung 5 titik/73 jiwa, Kabupaten Jatiroto 4 tiitik/95 jiwa, Kabupaten Kunir 5 titik/171 jiwa, Kabupaten Klakah 7 titik/55 jiwa. Kabupaten Kedungjajang 9 titik/59 jiwa, Kabupaten Gucialit 2 titik/15 jiwa, Kabupaten Tempursari 1 titik/21 jiwa, Kabupaten Padang 4 titik/205 jiwa, Kabupaten Ranuyoso 5 titik/49 jiwa, Kabupaten Rowokangkung 5 titik/60 jiwa, dan Kabupaten Tempeh 13 titik 693 jiwa. Dengan total pengungsi yang tercatat 10.565 jiwa.

 

#SiapUntukSelamat
#KitaJagaAlamJagaKita
#BudayaSadarBencanasiap
#BersatuLawanCovid19
#CuciTangan
#JagaJarak
#MaskerUntukSemua
#TidakMudik
#DiRumahAja

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...