Terkini AgrariaSungai Batang Hari Leko Meluap, 350 Rumah di Musi Banyuasin Terendam Banjir

Sungai Batang Hari Leko Meluap, 350 Rumah di Musi Banyuasin Terendam Banjir

AGRARIA.TODAY – Sungai Batang Hari Leko yang berada di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, meluap hingga menyebabkan banjir di permukiman warga pada Selasa (16/11) sore. Adapun permukiman warga yang terdampak adalah Desa Petaling, Kecamatan Lais.

Merujuk laporan Pusdalops BNPB pada Rabu (17/11) pukul 10.00 WIB, terdapat 390 kepala keluarga dan 390 unit rumah terdampak banjir dengan tinggi muka air (TMA) 70 hingga 100 centimeter.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Banyuasin terus mengupayakan percepatan penanganan banjir dengan menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) bekerja sama dengan unsur TNI/Polri dan perangkat daerah setempat untuk melakukan evakuasi, memberikan bantuan logistik kepada masyarakat dan perahu untuk menunjang aktifitas masyarakat. Selain itu juga melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan dan desa terkait untuk penanganan lebih lanjut.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat pada Kamis (18/11) terdapat adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat / petir dan angin kencang berdurasi singkat pada siang hinga sore hari di wilayah Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Selatan, Muara Enim, Lahat, Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara dan Empat Lawang. Sementara itu pada malam hingga dini hari di wilayah Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Timur, Muara Enim, Banyuasin, Musi Banyuasin, Palembang dan Penukal Abab Lematang Ilir.

Baca juga  Sukseskan PPKM Mikro, Mendagri Dorong Keberadaan Posko Desa dan Kelurahan di Seluruh Daerah

Selanjutnya potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat / petir dan angin kencang berdurasi singkat pada Jumat (19/11) malam hingga dini hari di wilayah Muara Enim, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Selatan, Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir dan Banyuasin.

Analisis inaRISK menunjukan Kabupaten Musi Banyuasin memiliki potensi risiko banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Melihat hal tersebut BNPB mengimbau kepada para pemangku kepentingan di daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi La Nina yang diprediksi masih akan terjadi hingga Februari 2022.

Lebih lanjut, masyarakat diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan pengetahuan tentang kesiapsiagaan, antara lain memahami rute evakuasi, jika banjir sudah terjadi agar mewaspadai adanya saluran air dan lubang yang dapat menyebabkan terperosok, serta menghindari adanya sengatan listrik dengan mematikan sumber listrik. Kemudian mengantisipasi adanya banjir susulan dengan terus memperhatikan informasi resmi dari BPBD maupun dinas terkait di daerah masing-masing.

Baca juga  Lawan Virus Corona, Gus Menteri Minta Balai Desa Jadi Tempat Isolasi

 

#PakaiMaskerHargaMati
#TidakPakaiMaskerBisaMati
#SiapUntukSelamat
#KitaJagaAlamJagaKita
#BudayaSadarBencana
#BersatuLawanCovid19
#JagaJarakCucitangan

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...