Terkini AgrariaDorong Percepatan Penataan Ruang di Daerah, Wamen ATR/Waka BPN Hadiri Workshop Satgas...

Dorong Percepatan Penataan Ruang di Daerah, Wamen ATR/Waka BPN Hadiri Workshop Satgas UUCK

AGRARIA.TODAY – Pemerintah mempermudah izin pemanfaatan ruang untuk kegiatan berusaha melalui penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang. PP Nomor 21 Tahun 2021 sebagai amanah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK) merupakan langkah strategis pemerintah dalam mengatasi permasalahan investasi dan penciptaan lapangan kerja.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN) saat memberikan opening speech dalam Workshop Satgas Undang-Undang Cipta Kerja Bersama Pemerintah Daerah dengan tema “Pemanfaatan Ruang dalam Perizinan Berusaha dan Undang-Undang Cipta Kerja” secara daring dan luring, Kamis (04/11/2021).

“Salah satu tantangan terbesar pemanfaatan ruang dalam perizinan berusaha ialah perubahan mindset dan budaya pengguna, serta perubahan penyedia layanan dari manual ke digital. Cara kita berfikir dan bekerja memegang peranan penting, khususnya dalam pendekatan Online Single Submission (OSS) yang terintegrasi secara elektronik sehingga perizinan berusaha menjadi pasti, mudah, efektif, dan transparan,” ungkap Wamen ATR/Waka BPN, Surya Tjandra.

Baca juga  Pasien Covid-19 Tembus 100.303 Kasus

Menurut Surya Tjandra setidaknya terdapat lima kunci keberhasilan dalam transformasi digital. “Kunci keberhasilan transformasi digital bukan tergantung kecanggihan teknologi atau kekuatan finansial, tetapi komitmen pimpinan, dukungan pemangku kepentingan, roadmap yang jelas dan terukur, SDM yang kompeten, serta ketersediaan sumber daya pendukung,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa saat ini tata ruang digunakan sebagai single reference yang merupakan dasar dalam semua proses pembangunan, di antaranya terkait perizinan lokasi untuk kegiatan berusaha. “Tata ruang itu penting dan perlu menjadi menjadi acuan karena untuk membangun apapun, seperti dalam kegiatan ekonomi dan sosial budaya, masyarakat membutuhkan ruang. Maka kita harus membuat suatu aturan sebagai acuan yang mengatur kita memenuhi kebutuhan dalam ruang yang sangat terbatas ini,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, dijelaskan Surya Tjandra mengapa dalam kegiatan pemanfaatan ruang perlu dilakukan penataan ruang. Ia memaparkan bahwa ruang yang ada terbatas, di mana ruang di muka bumi tidak pernah bertambah. Namun, populasi manusia yang meningkat, aktivitas manusia yang tidak terbatas, kawasan-kawasan rawan bencana, flora dan fauna. Maka perlu adanya penataan ruang untuk terwujudnya keharmonisan.

Baca juga  Dukung Kesuksesan Pemilu 2024, Kemendagri Ajak Masyarakat Cerdas Memilih

Berangkat dari praktik di lapangan, Surya Tjandra mengatakan perlu peran sekretaris/asisten daerah untuk mendorong kesuksesan perencanaan dan pemanfaatan ruang untuk perizinan berusaha. “Saya rasa sekretaris/asisten daerah memiliki peran koordinatif yang sangat penting untuk membantu kepala daerah mewujudkan rencana-rencana pembangunan dengan perencanaan dan pemanfaatan ruang,” ujarnya. (RE/RZ)

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...