Terkini AgrariaUpaya Wako Riza Falepi Lawan Hoax Demi Mengajak Vaksin Warganya, Bahkan Pernah...

Upaya Wako Riza Falepi Lawan Hoax Demi Mengajak Vaksin Warganya, Bahkan Pernah Dimaki

AGRARIA.TODAY — Wali Kota Riza Falepi termasuk kepala daerah yang serius dan komit dalam menanggulangi Covid-19 di Payakumbuh. Saat ini Kota Payakumbuh sudah berada di zona hijau, artinya tidak ada lagi kasus positif Covid-19.

Tapi, menurut walikota dua periode itu, hal ini jangan sampai membuat lengah, Riza khawatir dengan terjadinya gelombang Covid-19 berikutnya. Untuk itu dirinya selalu menghimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan.

Saat ini, tugas Riza selanjutnya tentu bagaimana warganya bisa diberikan vaksin untuk mempertahankan diri dari dampak Covid-19 kepada tubuh, target Riza adalah 70 persen warga Kota Payakumbuh berusia 12 tahun ke atas mendapatkan vaksin.

Sebagai wali kota, di Kota Payakumbuh dirinya adalah orang yang pertama kali ikut vaksin bersama unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) pada Februari 2021 lalu. Berbarengan dengan divaksinnya tenaga kesehatan, ASN, dan tenaga kontrak di pemerintahan.

Riza bertanggung jawab akan keamanan warganya dari bahaya Covid-19 dan langsung membuktikan kepada masyarakat kalau vaksin Covid-19 itu aman dan halal untuk digunakan.

Baca juga  Peringati Dies Natalis IPDN ke-66, Mendagri Apresiasi Capaian Berbagai Kiprah

“Saya ingin membuktikan kepada masyarakat, bahwa vaksin Covid-19 itu aman, dan ini telah melewati uji klinik yang ketat,” kata Wako Riza Falepi kepada media, Selasa (19/10).

Riza teringat sesuatu hal, Dia mengakui masifnya berita positif terkait vaksinasi, tak kalah masif pula berita hoaksnya yang beredar di media-media sosial. Tak jarang sering terjadi perdebatan di kolom komentar facebook, maupun di grup-grup whatsapp. Hoax inilah yang mempengaruhi masyarakat untuk menolak diberikan vaksin.

“Bahkan, saya pernah dimaki oleh warga yang tidak mau divaksin gara-gara termakan hoax. Hoaxnya pun tak tanggung-tanggung, vaksin ada microchip lah, vaksin bisa membuat positif Covid-19 lah, vaksin pembunuhan massal lah, bermacam-macam,” kata Riza.

“Saya maklum, mungkin karena kurang tabayyun dalam menerima informasi. Tapi lama-kelamaan dengan upaya kita terus mengedukasi masyarakat, hoax ini berangsur-angsur bisa kita lawan, dan masyarakat sudah mulai banyak ikut vaksinasi,’ tambah Riza.

Di bulan Oktober ini, Riza telah menginstruksikan jajarannya untuk melaksanakan gebyar vaksinasi sapu jagad. Setiap OPD mencari partisipan sesuai domain kerjanya masing-masing. Vaksinator yang terbagi beberapa tim dari setiap puskesmas di Kota Payakumbuh akan turun jemput bola ke lokasi-lokasi vaksinasi di fasilitas umum, tak hanya di puskesmas saja, bisa di lokasi usaha ritel, di kantor partai politik, kantor BUMN/BUMD, di kantor dinas/camat/lurah, bahkan yang difasilitasi oleh TNI-POLRI.

Baca juga  Serahkan 2160 Baju Hazmat, Wawako Payakumbuh Erwin Sambut Mandalay Grup

“Dengan banyak titik untuk melakukan vaksinasi, kita memudahkan akses masyarakat. Maka dari itu, saya mengajak kita semua untuk bersama-sama menyukseskannya agar kita semua selamat dari bahaya Covid-19. Mari kita capai herd immunity dan pada saatnya nanti kita bisa memulihkan kembali ekonomi seperti sebelum adanya wabah Covid-19,” ajak Riza.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh dr. Bakhrizal didampingi Kabid P3 dan Kesmas Fatma Nelly kepada media menyampaikan dari data sekitar 41 persen warga Payakumbuh telah diberikan vaksin dosis pertama, dan baru 23 persen menerima dosis kedua.

“Bulan ini, target vaksinasi kita bisa mencapai angka 70 persen, dengan begitu semakin cepat pula kita mencapai herd immunity. Stok vaksin kita banyak, apabila habis maka kita minta lagi tambahannya ke Kementerian Kesehatan melalui Pemprov Sumbar, vaksin Covid-19 halal dan aman,” kata Bakhrizal.

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...