Terkini AgrariaPresiden Jokowi Resmikan Tol Pejagan-Pemalang dan Pemalang-Batang

Presiden Jokowi Resmikan Tol Pejagan-Pemalang dan Pemalang-Batang

Konektivitas dalam hal transportasi sebagaimana yang sering disinggung oleh Presiden Joko Widodo dalam sejumlah kesempatan perlahan mulai terwujud. Empat tahun ke belakang, pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla memang menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama.

Peresmian jalan tol Pejagan-Pemalang (segmen Brebes Timur-Sewaka) sepanjang 37,3 kilometer dan jalan tol Pemalang-Batang (segmen Sewaka-Simpang Susun Pemalang) sepanjang 5,4 kilometer dalam kunjungan kerja Presiden ke Kabupaten Tegal pada Jumat, 9 November 2018, semakin menegaskan hal tersebut.

“Dalam empat tahun terakhir ini satu demi satu konektivitas di negara kita Indonesia ini semakin terwujud. Konektivitas antarpulau, antarprovinsi, dan antarkabupaten/kota baik berupa pelabuhan jalan maupun bandara sudah semakin terintegrasi. Daerah demi daerah, wilayah demi wilayah, pulau demi pulau mulai terhubung,” ujar Presiden di gerbang Tol Tegal.

Baca juga  Reforma Agraria Gerakan Bangsa untuk Sejahterakan Rakyatnya

Presiden mengatakan, pembangunan jalan tol tersebut tidak hanya menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, melainkan titik-titik perekonomian baru juga terus bermunculan sebagai respons atas pembangunan tersebut.

“Sehingga kita harapkan keadilan sosial dan pemerataan akan semakin nyata di seluruh pulau yang kita miliki. Distribusi barang dan jasa juga semakin lancar,” imbuhnya.

Menurut laporan yang diterima Presiden, tak kurang 640 kilometer jalan tol Trans Jawa sudah dioperasikan yang membentang dari Merak hingga Surabaya dengan panjang keseluruhan mencapai 870 kilometer. Sejumlah ruas jalan tol Trans Jawa lainnya saat ini sedang menunggu untuk diselesaikan pada satu hingga dua bulan mendatang.

“Saya rasa itu kerja-kerja yang dilakukan oleh Kementerian BUMN, Kementerian PUPR, dalam membangun infrastruktur khususnya jalan tol. Kita harapkan ini nantinya betul-betul bisa mempercepat distribusi barang dan jasa yang semakin lancar,” ucapnya.

Baca juga  Bahas RCEP, Presiden Jokowi: Kita Berada pada "Point of No Return"

Mengutip data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, pembangunan jalan tol Pejagan-Pemalang dengan panjang keseluruhan 57,5 kilometer diperkirakan membutuhkan biaya investasi sebesar Rp7,62 triliun. Sementara untuk pembangunan tol Pemalang-Batang dengan panjang keseluruhan 39,2 kilometer membutuhkan biaya kurang lebih Rp7,5 triliun.

Pembangunan seksi 1 dan 2 jalan tol Pejagan-Pemalang yang menghubungkan Pejagan hingga Brebes Timur mulai dibangun pada November 2014 dan telah beroperasi pada Juni 2016. Adapun untuk seksi 3 dan 4 yang diresmikan Presiden hari ini mulai dibangun pada Januari 2017 lalu.

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...