Terkini AgrariaDirjen Penataan Agraria Kementerian ATR/BPN Ungkap Manfaat Aplikasi PTM

Dirjen Penataan Agraria Kementerian ATR/BPN Ungkap Manfaat Aplikasi PTM

AGRARIA.TODAY – Pelaksanaan pemberdayaan tanah masyarakat telah dijalankan di seluruh wilayah Indonesia, hal ini terus dilakukan dalam rangka mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan. Dalam pelaksanaannya, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tidak melaksanakan kegiatan pemberdayaan tanah masyarakat secara sepihak, tetapi perlu dukungan dari lintas sektor terkait. Untuk itu, Kementerian ATR/BPN melalui Direktorat Jenderal Penataan Agraria meluncurkan aplikasi Pemberdayaan Tanah Masyarakat (PTM).

“Aplikasi ini dapat mempermudah kolaborasi dengan kementerian/lembaga lainnya melalui sinkronisasi data aset dan akses pada aplikasi PTM secara baik dan akurat sehingga menjadi sumber data yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Penataan Agraria, Andi Tenrisau dalam wawancara bersama Tim Humas, Senin (06/09/2021).

Andi Tenrisau memaparkan 4 (empat) manfaat dari aplikasi PTM yaitu: 1) meningkatkan efisiensi waktu koordinasi dan komunikasi substansi pekerjaan di bidang penataan agraria, 2) meningkatkan kecepatan pengambilan keputusan terkait PTM, 3) memudahkan dalam monitoring kegiatan PTM di pusat maupun daerah karena terbentuknya manajemen data tunggal yang terjamin integritas dan keamanannya, serta 4) sebagai informasi lengkap terkait reforma agraria di mana pemberdayaan telah dilakukan terhadap masyarakat yang telah memiliki tanah baik yang sudah bersertipikat ataupun belum.

Baca juga  Menteri PPPA: 94 Perempuan-26 Anak Positif COVID-19

Lebih lanjut, Dirjen Penataan Agraria menjelaskan jika melalui aplikasi PTM ini, kementerian/lembaga yang memiliki kegiatan pemberdayaan dapat memasukkan data dan mendapatkan laporan dengan melakukan sinkronisasi pada lokasi yang sudah diberikan legalisasi aset maupun yang belum. “Aplikasi PTM memuat data tahapan PTM yang terdiri dari data sosial ekonomi pelaku usaha, pendampingan, akses permodalan dan bantuan lainnya, kelembagaan sampai dengan diversifikasi usaha secara berkelanjutan (3 tahun),” ungkapnya.

Andi Tenrisau mengharapkan dengan adanya aplikasi PTM ini akan tercipta satu kesatuan aplikasi yang menjadi sumber informasi bagi para pihak yang membutuhkan atau para pemangku kepentingan lainnya dalam mengambil keputusan, perencanaan program, monitoring dan evaluasi program sesuai perkembangan zaman.

Untuk diketahui, pembangunan dan pengembangan aplikasi PTM sudah dilakukan sejak 2020 dengan pembangunan awal aplikasi berbasis website yang terintegrasi dengan KKP dan Dukcapil, selanjutnya di tahun 2021 dilakukan pengembangan tahap I dengan dilakukan pengembangan aplikasi yang ada berupa bugs fixing, penambahan fitur serta pembuatan aplikasi mobile dalam platform Android dan iOS. Pada tahun 2022, akan dilakukan pengembangan tahap II dengan dilakukannya pemutakhiran sistem dan fitur serta analisis kebutuhan platform dan sistem yang lebih luas. (TA/RS)

Baca juga  Pesan Ibu Negara Hadiri Acara Simposium Ocean, a Precious Resources for Our Lives

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...