Terkini AgrariaAngin Kencang Terjang 19 Rumah Warga Kabupaten Langkat

Angin Kencang Terjang 19 Rumah Warga Kabupaten Langkat

JAKARTA – Hujan deras disertai petir dan angin kencang memicu tumbangnya pepohonan dan terlepasnya atap rumah warga. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Sido Mulyo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (10/8), pukul 18.00 WIB.

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat sebanyak 19 unit rumah warga terdampak kejadian tersebut, dengan rincian 14 unit rumah rusak berat dan lima unit lainnya rusak ringan. Sejumlah rumah warga yang rusak ini tersebar di empat dusun di wilayah Desa Sido Mulyo, yaitu Dusun 3, 4, 5 dan 7.

Dari total rumah rusak tersebut, sebanyak empat unit rumah rusak berat berada di Dusun 3, dua unit lainnya yang rusak berat berada di Dusun 4.

Pada Dusun 5, sebanyak delapan unit rumah warga mengalami rusak berat, sedangkan tiga lainnya rusak ringan. Sedangkan di Dusun 7, dua unit rumah warga rusak ringan.

Baca juga  Kenaikan Kasus Aktif Harus Diimbangi Tingkat Kesembuhan yang Tinggi

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat Iriadi menjelaskan bahwa sampai saat ini pihaknya masih mempersiapkan bantuan stimulan berupa bahan bangunan, seperti seng, sesuai dengan hasil kaji cepat di lokasi kejadian.

“Saat ini kami masih dalam tahap mempersiapkan bantuan stimulan bangunan berupa seng bagi para warga terdampak sesuai dengan hasil kaji cepat tim di lapangan,” ujar Iriadi melalui sambungan telepon, Rabu (11/8).

Pihak BPBD setempat juga membantu paket sandang dan pangan kepada warga terdampak angin kencang ini. Iriadi mengungkapkan, para warga yang rumahnya terdampak angin kencang telah melakukan evakuasi mandiri ke rumah saudara atau tetangga terdekat.

Paska peristiwa tersebut, BPBD dan warga sekitar melakukan pembersihan material rumah rusak dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat terkait bantuan logistik tambahan kepada warga terdampak.

Baca juga  Data Bukan dari Dukcapil, Ini Modus Pemulung Data KTP-el dan KK

Berdasarkan prakiraan cuaca tiga hari ke depan yang dikeluarkan BMKG, Provinsi Sumatera Utara didominasi dengan cuaca cerah berawan, hujan ringan dan hujan lebat. Kajian inaRISK menunjukan Kabupaten Langkat memiliki potensi bahaya cuaca ekstrem pada tingkat sedang sampai tinggi.

Merespons hal tersebut, BNPB mengimbau masyarakat untuk memantau prakiraan cuaca secara berkala melalui laman BMKG dan potensi bahaya cuaca ekstrem pada aplikasi inaRISK.

Masyarakat juga dapat melakukan langkah pencegahan dengan memangkas ranting pohon yang mudah patah serta melakukan pemeriksaan kondisi rumah secara berkala untuk mengantisipasi adanya kerusakan akibat bencana hidrometeorologi.

 

#SiapUntukSelamat
#KitaJagaAlamJagaKita
#BudayaSadarBencana
#BersatuLawanCovid19
#CuciTangan
#JagaJarak
#MaskerUntukSemua
#DiRumahAja

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...